Kewajiban Umat Islam Bela Palestina

Umum417 Dilihat

YANG terjadi di Gaza adalah persoalan Aqidah, bukan persoalan cabang dalam agama ini. Bagaimanapun perbedaanmu dengan Hamas, mereka adalah orang Islam dan musuhnya adalah orang yang kafir kepada ALLOH, Alloh berfirman,
(أفنجعل المسلمین كالمجرمین)

Apakah patut Kami memperlakukan orang-orang Islam itu seperti orang-orang yang berdosa (orang kafir)?

(ما لكم كیف تحكمون)

Mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaimana kamu mengambil keputusan?

Menukil dari Tulisan yang Masyhur: 5 ALASAN WAJIB BELA PALESTINA ditulis Oleh Ustadz Ahmad Musyafa Lc حفظه اللّٰه تعالى (Direktur International Aqsa Institute)

Pertama. Kewajiban Kemanusiaan. Kejahatan Israel adalah pelanggaran kemanusiaan terbesar. Aturan mana
yang melegalisasi aneksasi rumah milik orang lain? Dihapus identitasnya lalu diusir dari tanah airnya. Lebih dari 7 juta pengungsi Palestina terusir dari negerinya.

Kedua. Kewajiban Persaudaraan. Bukankah Palestina adalah saudara kita sesama Muslim? Betapa banyak ayat yang mewajibkan pembelaan sesama Muslim.
Beragam redaksi hadist Rasululloh menjelaskan eratnya ikatan antar sesama Muslim. Melupakan Palestina sama
dengan menyengsarakan mereka di bawah penjajahan.

Ketiga. Kewajiban Bela Umat Islam. Saudara Muslim kita di Palestina, berhadapan langsung dengan golongan yang dimurka Alloh (al-maghdlubi ‘alaihim), penjahat
yang paling keras memusuhi orang Mukmin (asyaddannaas ‘adaawatan).

Zionis Israel tidak hanya menginginkan Palestina, tapi semua negeri Islam. Semua permasalahan Dunia Islam, di belakangnya ada tangan kotor Zionis Yahudi. Pembantaian Arakan Rohingnya, lepasnya Sudan selatan, kudeta militer Mesir, kudeta Turki, dan masalah lain.

Keempat. Kewajiban Bela Al-Aqsha. Tempat Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad. Kiblat pertama umat Islam. Wasiat untuk mendatanginya di akhir hayat Nabi Muhammad. Keistimewaanya sering disebut dalam Al-Quran dan Sunnah. Milik semua Muslim yang berikrar dua kalimat syahadat. Maka wajib membelanya.

Kelima. Kewajiban Bersatu. Persatuan umat Islam dunia adalah kewajiban. Kemenangan datang melalui persatuan. Al-Aqsha menyatukan umat. Palestina menyatukan umat. Kesatuan langkah umat akan segera mengakhiri kezaliman Zionis Yahudi.

Kenapa Saya tidak peduli Palestina?

Ada seorang senior (Ketika masih Kuliah aktif di LDK/Lembaga Dakwah Kampus Baabusssalam Tirtayasa University Banten) saya pernah menyampaikan bahwa gimana mau bela Palestina, kalau sholat subuh saja
masih kesiangan. Tilawah saja masih jarang-jarang. Sedekah apalagi.

Jadi kalau sampai saat ini kita masih merasa cuek, dengan urusan Palestina. Bisa jadi gejala-gejala di atas ada pada diri kita.

Ah, ngapain bela bela Palestina segala? Nggak ada hubungan apa- apa dengan Palestina. Palestina yang jauh di sana, adapun saya ada di Indonesia.

Kita harus ingat Bro…, dulu Indonesia merdeka karena diakui oleh Bangsa Palestina. Kita berhutang budi
kepada bangsa Palestina dan bahkan Syeikh Muhammad Amin Al-Husaini, Mufti besar Palestina yang mengakui dan mendukung kemerdekaan Indonesia sekitar tahun 1944M.

Apalagi kita seorang muslim, kata Nabi Muhammad  orang muslim itu bersaudara. Siapapun mereka, dari mana saja asalnya.
Jika ia muslim. Maka mereka adalah saudaramu dan Saudaraku.

Ingat kita menitipkan Masjidil Aqsha kepada saudara saudara kita di Palestina. Kewajiban menjaga masjid suci ini bukan hanya kewajiban orang Palestina. Tapi
kewajiban umat Islam sedunia. Termasuk kita.

Ibaratnya kalau kita nggak ikut ngeronda. Yah, minimal kirimlah uang buat ngopi-ngopi yang lagi ronda.

Tugas kita sekarang adalah memperbaiki diri sebaik-baiknya. Mulai dari perbaiki ibadah, perbaiki akidah, perbaiki bacaan Al Qur’an. Nambah wawasan tentang Palestina juga penting.

Sebab Palestina bukan negeri biasa. Ia adalah negeri yang penuh berkah. Tempat manusia berkumpul di Padang Mahsyar nanti di sana. Tempat banyak para Nabi dan Rasul diutus di negeri tersebut.

Seluruh bangsa sudah pernah menjadi pembebas Palestina, mulai dari sahabat Umar bin Khattab dari bangsa Arab, Sholahuddin Al Ayyubi dari Bangsa Kurdi, pernah di bawah Khalifah Turki Utsmani.

Maka sudah saatnya bangsa Indonesia menjadi pembebas Palestina berikutnya… Aamiin Allohumma Amiin Ya Mujibas Sa’ilin. (Ustadz Abu Fayadh Muhammad Faisal Al Jawy al-Bantani, S.Pd, M.Pd, Gr)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *