Kenangan era 80-an ; Raon-Raon/Mardumba-Dumba Saat Lebaran di Siunggam

Umum287 Dilihat

HORBOOOO (kerbau)…. teriak warga dari pinggir jalan ketika truk terbuka mengangkut banyak orang melintas di perkampungan. Marah dibilang horbo, penumpang truk itu membalas dengan kencang, ho te na (kau kotoran horbonya).

Di hari lebaran, tahun 80-an, masyarakat di kampung ku, Siunggam, Tapanuli Selatan, untuk rekreasi ke candi portibi, misalnya, memanfaatkan angkutan truk gratis. Maklum, pada masa itu angkutan masih minim, ditambah lagi daya beli masyarakat sangat rendah ( prei muta jadi).

Truk yang diparkir sopir di pinggir jalan depan rumahnya direncanakan jalan siang, tapi sejak pagi warga sudah berkerumun, khususnya remaja, melingkar di sekitar truk, ada yang pegang ban dan bodinya. Mereka takut ketinggalan.

Siang hari begitu mesin truk menyala, wow mereka langsung melompat ke atas laksana pasukan Kopassus terlatih. Begitu ban mulai berputar melambat, tawa riang pun membahana. Laki-wanita, tua-muda berbaur beradu posisi di pinggir untuk melihat pemandangan. Riang gembira di hari Lebaran dengan ekonomi terbatas!!! (Erman Tale Daulay, Tinggal di Depok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *