Jamaah Haji Diminta Jaga Kesehatan Sebelum Wukuf di Padang Arafah

Umum311 Dilihat

JAMAAH haji diminta untuk tidak memaksakan diri beraktivitas seharian, terutama kaum ibu yang lebih suka berbelanja. Setidaknya itu yang disampaikan tim kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI di kota Makkah usai shalat Ashar, Senin (27/5/2024). Apalagi mengingat cuaca yang cukup terik, bahkan sampai 42 derajat.

“Kita baru dua hari di sini. Masih ada hampir satu bulan lagi kita di sini, jadi jangan memaksakan diri beraktivitas yang gak perlu, terutama kaum ibu yang suka berbelanja. Jaga kesehatan ya,” ujar Esti, petugas kesehatan dari Kemenkes.

Wartawan koranbekasi.id Zulkarnain Alfisyahrin dari Tanah Suci Makkah melaporkan bahwa cuaca ketika ke luar hotel memang cukup panas menyengat. Namun, karena niatnya mau ibadah, kebanyakan jamaah ke Baitullah dengan menggunakan fasilitas bus gratis.

Sekitar 10 menit dari hotel, jamaah turun dari terminal dengan berjalan kaki yang jaraknya sekitar satu kilometer ke Masjidil Haram. Tak sedikit jamaah yang lalu lalang sambil menguji kemampuan kondisi fisiknya dengan berjalan kaki di sekitar Masjidil Haram.

Bagi mereka yang kesehatannya masih prima, tentunya bisa dengan jalan kaki pulang pergi dari Masjidil Haram ke Hotel Al Kiswa, pemondokan haji asal Indonesia. Sedangkan yang masih jaga-jaga kondisi kesehatan, berangkat naik bus pulang pergi. Adalagi yang kondisi kurang fit, berangkat naik bus lalu pulangnya naik taksi sekitar 40 Riyal.

“Besok kita istirahat dulu yak, betis saya sudah gak kuat nih, naik taksi sajalah baliknya,” kata Hisam, jamaah asal Kota Bekasi yang sempat naik bus ketika berangkat ke Masjidil Haram dan sempat mengelilingi Tower Zamzam.

Ya, para jamaah memang harus menjaga kesehatan sebelum acara puncak jamaah untuk wukuf di Padang Arafah. (Bersambung)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *