PPM MBS Bumiayu Brebes Lahirkan 10 Santri Terbaik

Pendidikan212 Dilihat

BREBES, KORANBEKASI.ID – PPM MBS Bumiayu Brebes mewisuda dan melepas sebanyak 114 santri Tingkat SMP dan SMA pada acara Haflah Akhirussanah di Gedung Serbaguna LA Bumiayu, Ahad (26/05/2024).
Acara Haflah Akhirussanah meluluskan 114 santriwan dan santriwati yang terdiri 98 santri Tingkat SMP dan 16 Santri Tingkat SMA.

Acara tersebut diawali dengan gema wahyu Illahi yang dilantunkan Muhammad Alfairuz Zidan, santri Kelas VII B yang telah hafal 25 Juz. Acara ini terasa semakin hening dan syahdu penuh rasa haru saat hadirin semua menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, Mars MBS Bumiayu, proses wisuda dan pembacaan qiro’atul Qur’an oleh para wisudawan secara serentak.

Haflah Akhirussanah ini bukan hanya tentang pelepasan dan perpisahan saja, namun yang paling penting adalah tentang evaluasi hasil belajar para santri setelah lulus dari pesantren. Hal ini terlihat dari sorotan haru dan kebahagiaan ketika ada penghargaan atas perjuangan dan kerja keras para para santri selama ini dalam bidang akademik maupun non akademik.

Nilai akademik terbaik tingkat SMP diraih Haidar Yaafi’ Nawwaf (Hafalan 7 Juz), Kedua diraih Kenzie Leivi Shidqi (Hafalan 6 Juz), dan peringkat ketiga diraih Araya Malika Hadi (Hafalan 9 Juz). Sedangkan prestasi akademik jenjang SMA, nilai tertinggi diraih Benita Islamiyati (Hafalan 13 Juz), peringkat kedua adalah Rafa Aprilia Bachiatusholihat (Hafalan 14 Juz), dan ketiga diraih Ghina Nurdzihni Izza Azhari (Hafalan 9 Juz).

Sementara santri terbaik Pondok Pesantren diraih Ghaitsaa Nibras Yaisy (hafalan 30 Juz), dan M Rif’atussalaf Lazuardi al-Ghifari (hafalan 10 Juz) untuk jenjang SMA. Sedangkan santri terbaik jenjang SMP diraih Rindu Kinasih Maghfiroh (Hafalan 18 Juz) dan Kafkan Aula Wahyu (Hafalan 6 Juz).

Mudir PPM MBS Bumiayu, Kiai Sutriyono, menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya pada segenap wali santri, panitia, dewan asatid, KOKAM serta kepada seluruh santri yang akan diwisuda dan dilepas.

“Alhamdulillah ada 114 santri yang telah menyelesaikan pendidikan baik pada tingkat SMP maupun SMA dengan hafalan minimal 6 Juz sampai 18 Juz, bahkan santriwati Ghaitsaa Nibras Yaisy telah lulus menjadi hafidzah 30 Juz yang telah diuji publik satu tahun yang lalu. Teruslah belajar anak-anakku sampai ke jenjang yang lebih tinggi, jangan melupakan jati diri kalian sebagai seorang santri, perkuatlah skill kalian dengan selalu membaca qur’an, mengasah skill, bentuk karakter diri santri,” ujarnya. (Tarqum Aziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *