Ratusan Siswa dan Wali Murid SMK Muhammadiyah Bumiayu Ikuti Seminar Parenting

Umum205 Dilihat

BREBES, KORANBEKASI.ID – SMK Muhammadiyah Bumiayu Brebes mengadakan Seminar Parenting untuk Kelas X dan XI di Hanggar, Jum’at (14/6/2024). Parenting adalah salah satu hal penting untuk dipahami setiap orang tua agar mereka dapat memahami karakter dan tumbuh kembang anaknya. Parenting, tidak terbatas hanya terhadap pola asuh untuk memenuhi kebutuhan jasmani sang anak, namun perlu juga memperhatikan bagaimana komunikasi orang tua dengan anak, terutama yang berkaitan erat dengan psikologi anak.

Kegiatan parenting bertajuk “Membangun Karakter Tangguh, Jiwa Wirausaha dan Siap Kerja” ini menghadirkan pembicara Gus Marlock, Founder Character Buliding for SMK asal Tegal. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua/wali murid tentang pentingnya pengetahuan dalam pengasuhan anak.

“Semoga dengan adanya seminar parenting ini dapat memantik kembali keharmonisan relasi antara anak dan orangtua dalam rangka meraih keberkahan Allah SWT,” ungkap Muhammad Firmanuddin selaku Ketua Panitia.

Kepala SMK Muhammadiyah Bumiayu, Faiz Hanani mengatakan pentingnya pendidikan Parenting seperti ini diperlukan untuk membentuk karakter menuju pribadi yang sesuai dengan ajaran agama dan harapan umat dan bangsa.

“Semoga dengan adanya Seminar Parenting dapat menjadi salah satu cara dalam membangun harmonisasi relasi antara sekolah, orangtua, dan siswa agar peserta didik siap menyongsong masa depan gemilang dengan segala skill dan ketangguhan jiwa raga,” ucapnya.

Sementara Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Bumiayu, Shodiqun mengatakan bahwa kegiatan Seminar Parenting ini adalah wujud kesamaan visi orang tua dan pihak SMK Muhammadiyah Bumiayu dalam rangka membangun generasi unggul, multitalenta yang berkeadaban untuk menyongsong Era Digital.

Gus Marlock selaku pembicara menyampaikan enam kunci sukses menjadi Alumni SMK Muhammadiyah Bumiayu yang tangguh dan memiliki jiwa wirausaha.
“Pertama, perbanyak doa dengan menunaikan ibadah wajib dan Sunnah secara konsisten. Kedua, hindari segala perbuatan yang dilarang oleh agama. Ketiga, Selalu mengasihi dan menyayangi orang tua dan guru sebagai sumber keberkahan ilmu dan rezeqi. Keempat, membiasakan diri untuk beramal sholeh dengan ilmu yang dimilikinya. Kelima, membersihkan niat, dan meluruskan tujuan untuk menggapai keridhoan Allah SWT. Keenam, senantiasa berusaha dan berikhtiar semaksimal mungkin dengan langkah strategis sesuai kemampuan skill yang ada dengan meluang peluang emas yang ada,” paparnya. (Tarqum Aziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *