Ke Raudhah, Tempat Paling Mustajab untuk Berdoa

Umum224 Dilihat

DUA hari di sekitaran Masjid Nabawi, Madinah, seluruh rombongan tak menyia-nyiakan waktu terbuang percuma. Dua hari itu, Jumat (28/6/2024) diisi dengan mengelilingi Masjid Nabawi yang mencatatkan sejumlah sejarah umat Islam. Dan Sabtu (29/6/2024) sore kami mengunjungi Raudhah setelah pagi harinya keliling kota Madinah untuk ziarah nabi dan berkunjung ke kebun kurma.

Seperti dilaporkan wartawan koranbekasi.id Zulkarnain Alfisyahrin di Makkah, Minggu (30/6/2024), pada kemarin pagi setelah ke kebun kurma rombongan ke Masjid Kuba dan melaksanakan shalat sunnah. Setelah kembali berkeliling melihat- lihat kota Madinah, rombongan kembali ke hotel untuk istirahat.

“Selain buah kurma ajwa yang berwarna hitam dan manis, ada juga kurma jenis lainnya seperti, sekki, barhi, sukari dan ¬†dengan beragam harga. Alhamdulillah kita jalan-jalan ke sini. Pasarnya tidak terlalu besar dan bisa menerima uang Jokowi alias uang rupiah,” ujar KH Sukandar Ghazali, Wakil Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Bekasi usai membawa rombongannya dari KBIHU Al Hidayah Kota Bekasi di kebun kurma Madinah.

Sore hari menjelang maghrib, barulah rombongan ke Raudhah yang Rasul sebut sebagai taman surga. Berkumpul di gerbang 360, untuk masuk ke Raudhah para jamaah harus diatur barisannya untuk mempermudah jalan masuk. Sekitar pukul 18.45 barulah rombongan bisa masuk namun untuk shalat maghrib.

Setelah shalat, jamaah masih menunggu setengah jam kemudian untuk ke Raudhah. Saking bejibunnya jumlah jamaah yang datang, umumnya hanya bisa shalat sunnah dua rakaat di samping batas pagar makam Rasul. Setelah itu, jamaah harus segera ke luar setelah berdoa terlebih dahulu.

Raudhah adalah sebuah tempat yang berada dalam Masjid Nabawi di Madinah. Tepatnya berada di antara rumah yang kini jadi makam Rasulullah SAW dengan mimbar yang digunakan untuk berdakwah. Luasnya kurang lebih 330 meter persegi.

“Seperti dikutip dalam Kitab Al-Lul’lu’ wal Marjan, dalam hadits riwayat Abdullah bin Zaid Al-Mazini Rasul bersabda; tempat yang terletak di antara rumahku dan mimbarku adalah salah satu di antara taman-taman surga,” tutur KH Sukandar Ghazali yang juga turut dalam rombongan.

Sukandar juga mengatakan bahwa Raudhah adalah tempat yang mulia dan istimewa. Sebab di sinilah sekitar 1400 tahun yang silam, Rasul beribadah, sholat, menerima wahyu, berdakwah dan juga tempat sholat para sahabat.

“Sehingga sangat disunnahkan memperbanyak ibadah di Raudhah. Misalnya sholat, baik wajib maupun sunah, dzikir juga iktikaf. Rasul pernah bersabda:
Satu shalat di masjid saya (Masjid Nabawi) ini lebih baik daripada seribu shalat di tempat lain, kecuali Masjidil Haram,” paparnya.

Banyak jamaah haji berebut untuk bisa beribadah di Raudhah. Sebab ada keyakinan bahwa jika berdoa di Raudhah yang disebut Rasulullah sebagai taman surga itu akan dikabulkan oleh Allah SWT. Raudhah adalah tempat paling mustajab (manjur) untuk berdoa. (Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *