Unisma Bekasi Raih Pendanaan Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikbudristek dengan Mitra SMPN 18 Kota Bekasi

Pendidikan290 Dilihat

UNIVERSITAS Islam 45 (Unisma) Bekasi berhasil meraih pendanaan hibah pengabdian kepada masyarakat (PKM) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dengan Mitra kegiatan SMP Negeri 18 Kota Bekasi.

Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan DEFENSIF: Aplikasi Self-Defence Pencak Silat sebagai Pedoman Pertahanan Diri Siswa dari Tindak Kejahatan dilaksanakan pada Jum’at, 11 Oktober 2024 di Aula SMPN 18 Kota Bekasi.

Program ini diketuai Dani Nur Riyadi MPd, Dosen Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) sekaligus Pelatih Pencak Silat Unisma Bekasi karena data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Anak dan Perempuan (Simfoni-PPA) menunjukkan bahwa sekolah menduduki urutan keempat sebagai tempat terjadinya kekerasan yang angkanya terus meningkat.

“Wilayah Bekasi menjadi sorotan publik karena beberapa kejadian kriminal yang telah terjadi. Dari catatan kasus kriminal di Kota dan Kabupaten Bekasi, tawuran, aksi begal, pelecehan seksual, bullying, dan kekerasan terhadap anak di bawah umur ataupun perempuan sering terjadi. Aplikasi android DEFENSIF dikembangkan sebagai media edukasi dan pelatihan keterampilan bela diri, khususnya dalam memberikan panduan praktis mengenai tips dan trik pertahanan diri (self-defense),” ungkapnya dalam laporan ketua pelaksana.

Acara dipandu Ketua Program Studi PJKR Dr Aridhotul Haqiyah MPd dan dibuka Manajer Pengabdian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNISMA Bekasi Dr Hasan Basri MPd yang bangga karena tahun ini dua judul PKM mendapat pendanaan nasional dan sangat mengapresiasi produk luaran program yang dihasilkan.

Kegiatan ini diikuti 80 siswa SMPN 18 Kota Bekasi dan dihadiri juga Kepala Sekolah SMPN 18 Kota Bekasi, Yudi Kahfiyudi MPd yang sangat mendukung kegiatan sebagai upaya implementasi dari program “Hentikan Kekerasan” di sekolah.

Narasumber dari Unisma Bekasi Dr Dindin Abidin MSi menyampaikan tentang Remaja Sukses “AKU ANAK SMP TIDAK SUKA KEKERASAN” disambut antusias oleh siswa. Dilanjutkan materi Rahmadya Trias Handayanto PhD yang mendampingi proses instalasi penggunaan aplikasi android DEFENSIF.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri pelatih dan tokoh pencak silat Bekasi Imron Rosadi SE yang menyampaikan tentang overview pencak silat. Ditutup dengan praktek gerakan self-defense dengan dan tanpa senjata dari Atlet UKM Pencak Silat UNISMA Bekasi.

Tim PKM UNISMA Bekasi dalam kegiatan ini memberikan peralatan latihan pencak silat berupa golok, toya, handblock, cones, skipping dan lainnya kepada SMPN 18 Kota Bekasi sebagai bentuk dukungan untuk pengembangan ekstrakurikuler pencak silat di sekolah.

Selain aplikasi android DEFENSIF, luaran kegiatan ini adalah publikasi artikel pada jurnal pengabdian kepada masyarakat, hak cipta video dan aplikasi (EC002024197313).

Program ini bukan hanya sekadar kegiatan pelatihan. Unisma Bekasi juga berkomitmen untuk mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini. Diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Ayo lestarikan dan promosikan pencak silat sebagai bagian penting dari identitas budaya Indonesia. (Ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *