Rugikan Negara Lebih Rp3 Miliar Buronan Tipikor Kejari Manado Diamankan

by -57 views

KAPUSPENKUM Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyatakan tim tangkap buronan (Tabur) Kejari Manado dan Kejari Jakarta Timur mengamankan buronan Tipikor Paulus Iwo di Jalan Pulo Nangka Timur, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (21/9/2021) sekitar pukul 08.00 WIB. “Buronan Kejari Manado ini diburu setelah masuk DPO, untuk perkara korupsi yang merugikan keuangan negara lebih dari Rp3 miliar,” jelas Leo, sapaan akrab Kapuspenkum, dalam pernyataan di Jakarta.

Leo menjelaskan, Direktur PT Triofa Perkasa Paulus Iwo sebagai penyandang dana bersama Robert Hendry Wowor Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Lucky Alfredo Martolomius Dandel Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Ariyanti Marolla Kuasa Direksi PT Subota International Contractor telah bekerja sama dalam penentuan pemenang proyek. PT Subota International Contractor dinyatakan sebagai pemenang lelang dan terpidana meminjam PT Subota International Contractor untuk melaksanakan pekerjaan, padahal jaminan lelang yang dimasukkan dalam dokumen lelang adalah palsu.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, terpidana melakukan perubahan spesifikasi baterai yang seharusnya merk Best Solution Batery (BSB) 12 V – 120 Ah diubah menjadi BSBp 120 Ah Bull Power yang dibeli dari China yang tidak dilengkapi SNI, serta belum dilakukan uji laboratorium (kekuatan hanya 3-6 jam sehari sedangkan dalam kontrak disyaratkan 10 jam per hari). Sampai dengan kontrak berakhir tanggal 30 Desember 2014, pekerjaan dimaksud tidak selesai namun dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan Tahap I sebagai tanda Terpidana telah menyelesaikan pekerjaan 100 persen.

“Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI No 1768 K/PID.SUS/2018 tanggal 19 November 2018,
Terpidana Ir. PAULUS IWO dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi Secara Bersama-Sama dalam Kegiatan Pekerjaan Penyediaan Sarana dan Prasarana Penerangan Jalan Umum pada Dinas Tata Kota Manado yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado T.A 2014 dengan nilai kontrak sebesar Rp9.664.219.000 (sembilan miliar enam ratus enam puluh empat juta dua ratus sembilan belas ribu rupiah), dan akibat perbuatan Terpidana yang melakukan pekerjaan menyimpang dari kontrak serta menerima pembayaran yang tidak sesuai dengan hasil pekerjaan telah merugikan
Keuangan Negara/Daerah sebesar Rp3.003.155.532,00 (tiga miliar tiga juta seratus lima puluh lima ribu lima ratus tiga puluh dua rupiah),” ungkap Leo.

Selanjutnya, Paulus Iwo dijatuhi pidana penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp200.000.000 (dua ratus juta rupiah) serta membayar uang pengganti sebesar Rp2.443.155.532,00 (dua miliar empat ratus empat puluh tiga juta seratus lima puluh lima ribu lima ratus tiga puluh dua rupiah).

Saat dipanggil Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Manado, Terpidana tidak datang memenuhi panggilan, kemudian oleh Kejari Manado dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Setelah diamankan di wilayah Jakarta Timur, Terpidana menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes PCR di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dengan hasil dinyatakan sehat dan negatif Covid-19.

“Terpidana dibawa ke Kantor Kejari Jakarta Selatan untuk dititip sementara di Rumah Tahanan Negara ( Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan akan dibawa ke Manado besok sekitar pukul 10:00 WIB, menggunakan pesawat dengan mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Leo. (zas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.