Mengolah Kreatifitas dan Inovasi Daya Literasi Menjadi Pemantik Writerpreneur (1)

by -449 views

Penulis: Yoni Haris Setiawan
(Direktur QM Lembaga TEMALI/Penggagas Rumah Bimbel Literasi Indonesia QURUTA)

APAKAH karya literasi dapat menjadi penghasilan? Tidak, ketika seseorang hanya pada ranah minat, suka, hobi dan gemar membaca dan menulis sebagai kewajiban saja. Namun, ketika membaca dan menulis itu telah menjadi daya literasi, maka seseorang akan menjadi writerpreneur. Bagaimana caranya?

Ada yang menarik sepanjang bulan September, Oktober, November dan juga memasuki bulan Desember 2021 yaitu Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, Hari Guru Nasional, dan Hari Ibu. Kegiatan-kegiatan ini diperingati dan dilakukan melalui daring/online ceremonial.

Momen ini dimanfaatkan untuk membangkitkan dan menumbuhkan literasi karya inovatif (Literaktif). Ruang itupun terbuka seluas-luasnya untuk mengapresiasi dan mempublikasikan karya tenaga didik dan kependidikan PAI. Tema-tema dan subtema dalam penulisan karya literasi yang disajikan diselaraskan dengan KI/KD Mapel PAI dan Tematik Kurikulum 2013.

Tema-tema yang terdapat dalam aspek Alquran, Aqidah, Akhlak, Fiqih dan SPI, seperti surat-surat pilihan, hormat dan patuh kepada orangtua, guru, al-Asmaul Husna, meyakini kisah Nabi dan Rasul, keteladanan, patriotisme atau kepahlawanan dan lain sebagainya yang diejawantahkan melalui rangkaian diksi dan kalimat yang apik dan berkarakter.

Implementasi Writerpreneur Literaktif menjadi awal yang baik, salah satunya adalah Eep Saepul Hayat (GPAI SMPN 3 Pasawahan, Purwakarta-Jawa Barat). Ia telah menjalankan rangkaian proses Kelas Belajar Menulis Tuntas Literaktif berbasis Produk melalui daring/online. Berikut beberapa karya hasil penuangan ide, imajinasi, olah rasa, olah jiwa, olah hati Literaktif Eep Saepul yang dapat dinikmati!

(1) KEKAYAAN SEJATI

Kenangan adalah salah satu kekayaan sejati yang ditawarkan kehidupan/Orangtua sangat istimewa, merupakan milik kita/Menjadi hamparan kebaktian selamanya.

Kasih Ibu, kunci keberhasilan/Pita yang mengikat masa depan/Makanan yang memuaskan rasa lapar/Krayon yang mewarnai hidup dalam pelangi/Kasih Ibu, lagu yang menempatkan ritme dalam jiwa/Gelang yang mengakses impian.

Cinta Ayah, laksana dinding tempat berlindung/laksana penawar semua penyakit/laksana kain penghapus kesunyian/Terlihat di dalam cinta kasih yang diberikan Tuhan/Dan Ayah–Bunda telah menunjukkan kasih ini kepadaku dalam segala hal yang telah dilakukan.

Yaa Robby/Ampunilah segala kesalahan mereka/Kasihanilah Ayah–Bunda sebagaimana mereka mengasihiku sejak kecil. Aamiin
Aku mencintai Ayah–Bunda.

Genggereng Salem, Pondoksalam, Purwakarta-Jawa Barat,
Rabu, 13 Oktober 2021, 04:45 WIB.

***0***

(2) PURNAMA KEHIDUPAN
Seberkas cahaya bersinar terang/Saat terlahir ke dunia dipanggil ke bumi yang jauh dari surga/Tidak ada lagi surga yang paling dekat dengan jiwa!‎

Langkah kaki di atas tanah fana ini/Abadi sepanjang waktu/Mereguk rizki yang terhampar dimuka bumi ini/Tidak lagi menjadi yang paling indah dari semuanya.

Sesaat menghirup kehidupan/Parfum semerbak mengaduk air/makna hidup tidak lagi dikaburkan/tidak lebih jernih seperti bulan purnama.

Genggereng Salem, Pondoksalam, Purwakarta-Jawa Barat,
Jumat, 15 Oktober 2021, 16:45 WIB.

***0***

(3) NOMOR SATU

Guruku…!!!/Aku senang dan menikmati setiap pelajaran yang dituturkan/Sebagai panutan, menginspirasi untuk bermimpi, bekerja, untuk mencapai kesuksesan/Kebaikan yang disemai menjadi perhatianku.

Guruku…!!!/Setiap hari tanamkan benih rasa ingin tahu dan motivasi/Untuk mengetahui, tumbuh dan berhasil/Membantu, mengetahui, jelajahi potensi diriku/Sehingga kenal terhadap Ilahi.

Guruku…!!!/Aku bersyukur atas semua yang telah dicurahkan/Kagumku setiap hari/Dan hanya ingin Ku katakan: “Guruku, nomor satu!”

Genggereng Salem, Pondoksalam, Purwakarta-Jawa Barat,
Ahad, 17 Oktober 2021, 03:45 WIB.

***0***

(4) SURITAULADAN UMMAT

Di tengah kebingungan dan kekacauan/Insan mulia hadir, Muhammad itulah namanya/Berjalan dibimbing Pencipta Alam ini sebagai petunjuk/Dengan tanda seorang Nabi di antara tulang belikatnya/Di sebuah gua, wahyu datang/Bacalah, baca dalam nama-Nya/Semoga berkat Allah terlimpah kepada yang dipilih.

Sayyidina Muhammad, damai sejahtera atas jiwanya/yang terbesar diantara para Nabi/Muhammad, Salla Allahu ‘alayhi Wa sallam/Dari semua Nabi, Muhammad adalah yang terakhir/Karena itu adalah misi dari tugas terbesar/Menjadi suritauladan seluruh ummat.

Sayyidina Muhammad dalam menangani orang fasik/memiliki keterampilan terbaik/tenangkan dengan toleransi dan niat baik/yang terbaik dari moral bertujuan untuk mencapai kedamaian/Semua yang Beliau capai melalui penderitaan dan rasa sakit/Menghidupkan kembali iman sebagai pengingat.

Hanya Sayyidina Muhammad diberi kehormatan miraj/Allah memuji beserta malaikat-Nya/Semoga berkah Allah senantiasa tercurah kepada Muhammad/Begitu sempurna adalah moralnya/Kegelapan telah lenyap/ Sayyidina Muhammad, damai sejahtera atas jiwanya.

Genggereng Salem, Pondoksalam, Purwakarta-Jawa Barat
Senin, 25 Oktober 2021, 15:45 WIB.

***0***

(4) PEMUDA BANGSA

Jalan seorang pejuang/perdamaian sering disalahkan ‎cinta perdamaian/tapi lebih cinta kemedekaan.
Prajurit perdamaian/Busungkan dada ke depan/dengan angin dan nafas alam/Ku membakar diriku/Bergerak songsong masa ke depan/Pemuda pemudi harapan bangsa/Kau bunga tanah kami/yang berani dan tak kenal lelah.

Genggereng Salem, Pondoksalam, Purwakarta-Jawa Barat
Senin, 27 Oktober 2021, 19:45 WIB.

***0***

(5) AL-KHOBIR (MAHA TELITI)

Keagungan Allah begitu besar/Di luar kemampuan akal yang diberikan/Kebanyakan manusia biasa tidak dapat melihat/Karena agama dan ilmu pengetahuan tidak akan pernah sepakat

Desain besar dengan tangan Tuhan/Nalar pun tak bias menjangkau/Keajaiban mencoba untuk menciptakan/Dengan banyak kontroversi dan perdebatan.

Bahtera rizki yang melimpah di planet ini/Menunjukkan kekuatan penguasa alam/Nikmat mana lagi yang didustakan/Tuhan sediakan untuk kehidupan.

Ketika waktu kita di sini tiba/Saat berpisah roh dan raga/Taqdir Allah akan menjadi jelas/Menciptakan keajaiban tak terbatas.

Genggereng Salem, Pondoksalam, Purwakarta-Jawa Barat
Selasa, 03 November 2021, 14:10 WIB

***0***

(6) TIRTA KEHIDUPAN

Tetesan air‎/lima kali dalam sehari bersimpuh dihadapan Ilahi:‎/Saat pagi buta masih mendekap hangat/Tuk mengawali menguak rizki/menyambut hamparan rahmat.

Sang surya pun kian menyala/Berada tepat diatas kepala/Membasuh wajah yang menyala/Sujud bersimpuh dihadapan yang Kuasa.

Sebelum bayangan hilang ditelan petang/Tak terasa lelah terbayar sudah/Segera berkemas tunaikan kewajiban/Titah Sang Penguasa Alam.

Fajar mengelap menutup mata/Pulang menuju ke ufuk barat/Pintu dan jendela mulai dikunci/Serahkan diri pada yang Maha Suci.

Saat gelap gulita kian pekat/Empat rakaat ditunaikan/Sebelum menuju ketempat peraduan/Bersiap untuk mimpi indah menyambut esok nan cerah.

Masjid Nurul Falah, Genggereng Pondoksalam, Purwakarta-Jawa Barat,
Kamis, 11 November 2021; 20:30 WIB.

***0***

(7) KEDAMAIAN

Menelusuri jalan setapak demi setapak/Lewati hamparan tanah dan kerikil diiringi rumput pendek halus/Terus melaju langkah kaki mengayun tangan/Terhenti di suatu titik.

Tertutup mata, menghela sejuk udara/Melepas panjang membuang napas/Tersebar nikmat Tuhan tanpa batas/Semua masalah tersingkir tuntas.

Suara air melantun merdu/Burung mernyanyi mengusik hati/Hamparan hijau sejauh mata memandang/Membuatku enggan untuk berkedip.

Tempat indah nan megah kepunyaan-Nya/Hanya manusia bodoh yang mengacuhkan/Tak tahu malu dan tak punya syukur/Atas semua nikmat yang Maha Gaffur.

Meja Belajar, Genggereng Pondoksalam, Purwakarta-Jawa Barat,‎
Kamis, 18 November 2021; 17:30 WIB.‎

***0***

(8) BACALAH

Setiap insan diwajibkan menuntut ilmu/Tidak terikat oleh tempat dan waktu/Al-khaliq pun memberi wahyu/Bacalah dengan asma Tuhan yang menciptakanmu.

Barangsiapa yang menginginkan dunia, maka harus dengan ilmu/Barangsiapa yang menginginkan akhirat, maka harus dengan ilmu/Dan barangsiapa menginginkan keduanya, maka harus dengan ilmu/Begitu mulia kedudukan ilmu dalam Islam.

Wahai saudaraku, ketahuilah /Ilmu tidak akan diperoleh kecuali dengan enam perkara/Kecerdasan, semangat, kesungguhan serta bekal yang cukup/Dengan petunjuk sang guru, dan waktu yang panjang.‎

Bersungguh sunguhlah jangan bermalas malasan/Liang lahat menjadi batas mencari ilmu/Derajat yang tinggi teruntuk orang yang menuntutnya/Karena menjadi penerang bagi seluruh alam.

Ruang Guru SMPN 3, Ciherang Pasawahan, Purwakarta-Jawa Barat,
Selasa, 16 November 2021; 11:13 WIB‎

***0***

(9) RANTAI UJIAN

Jangan pernah berhenti berharap/Setelah mengulang-ulang setiap do’a/Karena pengabulan do’a sesuai pilihan-Nya/Bukan sesuai sesuai keinginanmu.

Ketika menyadari semua kekurangan/Kembali pada titik terendah dihadapan Penguasa Alam/Pendam dirimu dalam tanah kerendahan /Tumbuh hasil sesuai harapan.

Mencintai berarti siap berkorban/Adalah bukti dalam penghambaan/Maka apabila sudah mendekat pada Ar-Rohmaan/Akan diseret dengan rantai ujian.

Ketika makhluk sudah membuatmu jemu/Itulah tanda robbul izati membukakan pintu kemesraan/Kau tunduk kepada pencipta makhluk/Maka semua mahluk akan tunduk kepadamu.

Masjid nurul falah, Genggereng Pondoksalam
Kamis, 11 November 2021; 20:30 WIB.

***0***

(10) PECINTA ABADI

Bumi ini tempat untuk memadu cinta/Kapanpun dan dimanapun berada/Jadilah pecinta yang senantiasa dimabuk kasih-Nya/Ketika mereguk cinta-Nya maka laksana hidup sepanjang masa

Surat dari Tuhan abadi dalam hati /Bagaikan hujan yang menguyur bumi/Tumbuh menyebar menguak tabir Ilahi/Engkaulah tujuan hidup abadi.

Hari kebangkitan pun tlah tiba/Tak tahu arah tujuan akan kemana/Suasana hening seram mencekam/Menunggu pahala datang mengenggam

Tapi bagi pecinta/Segalanya menjadi ada/Masuklah kesyurga-Ku/Dengan selamat dan penuh kedamaian

Salem, Pondoksalam Purwakarta-Jawa Barat,
Selasa, 30 November 2021.

***0***

Adalah DPD AGPAII Kabupaten Purwakarta yang dipimpin Hj Lulu Makiyah SAg MPdI menggandeng/berkolaborasi dengan Quruta Management Lembaga TEMALI telah menyelenggarakan kegiatan PENTALOKNAS Literasi Publikasi Karya Ilmiah dan Karya Inovatif yang diikuti para Guru PAI, Kepala Sekolah, Pengawas PAI (jenjang PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK/MAK), Mahasiswa, dan Masyarakat Pembelajar dari Kab. Purwakarta, Kab. Cianjur, Kab. Bogor, Kab. Kuningan, Kota Palembang (Sumsel), dan Kab. Siak (Riau).

Karya Inovatif sering diabaikan beberapa pihak termasuk Penilai Angka Kredit dan guru. Kecenderungan pemahaman saat ini, bahwa hanya Publikasi Karya Ilmiah (PTK, Jurnal, Artikel, dll) yang dapat dijadikan PAK. Namun apabila dibedah lebih mendalam, teliti dan detail sesungguhnya Karya Inovatif dapat memenuhi PAK melalui hasil literasi produk baik yang diterbitkan atau dipublikasikan media massa maupun buku.

Peraturan Menteri yang terkait dengan Angka Kredit Guru dan Pengawas dalam karya seni jenis sastra (puisi) telah mengatur bahwa untuk satu judul buku kumpulan Puisi memiliki nilai kriteria kategori sederhana nilai 2 (dua, 20 judul puisi). Sedangkan kategori kompleks memiliki nilai 4 (empat. 40 judul puisi) diterbitkan media masa kab/provinsi ber-ISBN atau yang diterbitkan media massa nasional ber-ISSN dan diedarkan secara luas.

Sesungguhnya dengan mengolah ideas, imajinasi, ekspresi, pengalaman, kreatifitas dan inovasi daya literasi menjadi pemantik writerpreneur. Writerpreneur adalah entrepreneur atau wirausaha yang bergerak dibidang menulis/penulisan (writer).

Seorang penulis yang menciptakan produk tertulis, berpartisipasi dalam menciptakan merek (branding) yang ditulisnya, dan secara aktif mempromosikan branding tersebut melalui berbagai outlet/media (penulis yang menghasilkan poin dan koin). Kuncinya adalah fokus, tekun, konsisten, komitmen, berkelanjutan dan tidak pantang menyerah untuk terus-menerus menghasilkan karya tulis. Literasi merupakan kebutuhan, profesionalitas, mengeksplorasi, mengelaborasi dan mengkonfirmasi bukan kewajiban.

Selain peran peserta didik dalam mengaplikasikan kegiatan pembelajaran, peran guru juga tidak lepas mengaplikasikan kegiatan mengeksplorasi, mengelaborasi dan mengkonfirmasi saat mengadakan proses belajar mengajar, apapun kurikulum yang digunakan. Untuk bergerak bersama secara nyata meningkatkan profesionalitas, kompetensi dan kualitas serta menjadi solusi dalam menemukan/menciptakan karya seni (jenis karya seni sastra; puisi) untuk memenuhi angka kredit.

Barangkali secara bersama-sama, saatnya Guru PAI, Pengawas PAI, Kepala Sekolah serta organisasi profesi PAI mempelopori untuk membangkitkan, menumbuhkembangkan, menggiatkan, bergerak dalam meningkatkan Literaktif baik untuk peserta didik, sesama guru, dan komponen masyarakat lainnya. Profesionalitas Guru PAI sangat berperan dalam mewujudkannya. [*]

Wallahu alam bish-shawab
#Salam Literasi; Indonesia_Berkarya!!!
#Salam Guru Literat; Semangat_Hebat_Literat!!!

Bersambung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.