Kasus Tabrak Lari, Anggota DPRD Kota Bekasi Tolak Damai

by -127 views

ANGGOTA DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim ingin kasus tabrak lari yang menimpa anaknya, Muhammad Noval Rahman (25), tidak berakhir damai. Ia ingin kasus ini terus berlanjut.
“Saya pengin proses lanjut semuanya karena ada kata rasis pribumi miskin. Ancaman setelah nabrak, dia bukannya minta maaf mungkin ya, tapi malah menebar ancaman yang luar biasa,” ujar Arief kepada wartawan di Polres Metro Bekasi Kota, Sabtu (19/11/2022).

Dirinya pun berharap kasus ini berlanjut agar terduga pelaku mendapat efek jera. Sebab, selain melakukan tabrak lari, terduga pelaku sempat menebar ancaman kepada korban.

“Jadi saya berharap lanjut supaya keadilan yang harus kita tunjukkan terus, rasa efek (jera) atas ancamannya. Biasa kalau orang lain kalau melakukan mungkin ada kesadaran, tapi ini malah tidak ada kesadaran, malah memberi ancaman yang luar biasa,” kata Arief.

Arief mengatakan terduga pelaku telah dijadwalkan diperiksa kepolisian hari ini, Sabtu (19/11/2022). Namun dirinya belum bertemu dengan terduga pelaku. “Saya belum ketemu dengan (terduga) pelaku,” katanya.
Polisi telah menemukan titik terang kasus tabrak lari terhadap anak anggota DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim, Muhammad Noval Rahman (25). Arif Rahman Hakim mengungkap terduga pelaku adalah seorang pengusaha yang cukup terkenal di Bekasi.

Awalnya, Arif Rahman Hakim mengatakan polisi telah mendatangi rumah terduga pelaku. Berdasarkan hasil penelusurannya, terduga pelaku tabrak lari anaknya ini adalah seorang pengusaha.

“Kalau yang tadi didatangi pihak kepolisian ya banyak masyarakat di Bekasi kenal. Beliau seorang pengusaha,” ujar Arif kepada detikcom, Jumat (18/11/2022).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota AKP Sahari membenarkan terkait pemanggilan tersebut. Menurut Sahari, terduga pelaku dan orang tuanya akan dimintai keterangan, Sabtu (19/11/2022).

“Iya. Semua kita panggil untuk dimintai keterangan,” kata Sahari. (*/zas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.