KKN Unisma Sukses Vaksinasi dan Bangun Wawasan Baru Tentang Pemanfaatan Medsos

by -90 views

Oleh Yusuf Nur Rochmat

Mahasiswa Unisma Bekasi

MAHASISWA berhasil menyukseskan program vaksinasi di wilayah RW 034, Perum Griya Pratama, Kabupaten Bekasi. Melalui programnya yang mendukung program wilayah dalam menanggulangi Covid-19, mahasiswa Unisma Bekasi menjalankan KKN dengan mengusung program supporting pemahaman masyarakat terhadap Covid-19 serta teknologi informasi dan komunikasi.

Menurut Gozali Chaidir, Ketua RW 034  bahwa sebebumnya masih terdapat 350 warga yang belum divaksinasi karena dengan berbagai macam alasan. Guna membangun kesadaran warga yang belum melakukan vaksinasi, melalui poster digital dan spanduk melakukan kampanye tentang manfaat vaksinasi. Hal itu mampu membuat warga sadar dan terdorong untuk mengikuti vaksinasi.

Pada 28 Agustus 2021 Ketua RW 034 bekerja sama dengan pimpinan RW 21 Perum, Griya Asri menyelenggarakan vaksinasi gotong royong guna menjalankan program hard imuniti bagi warga sekitar wilayah tersebut. Terhitung 250 warga ikut serta dalam program vaksinasi yang diselenggarakan di kantor RW 021.

Hal ini merupakan bukti nyata dari program kampanye yang dilakukan dan berhasil menyadarkan warga  dalam program vaksinasi. Selain kampanye untuk mendorong program vaksinasi, juga  mensosialisikan prosedur untuk memperbaiki data yang dalam di sertifikat vaksin. Kesalahan data seperti nama dan bulan lahir sangat umum terjadi maka dari itu dilaksanakan program tersebut agar warga yang data sertifikatnya salah mengetahui bagaimana cara memperbaikinya

“Yusuf salah satu warga RW 34 yang sedang menjalankan KKN di wilayah domisili saya selaku ketua RW mendukung program yang digagasnya, ” tutur BGozali, Ketua RW 34.
Selepas program yang penanggulangan Covid-19 selesai dijalankan, Yusuf pun melaksanakan program lain yang berkaitan dengan teknologi komunikasi. Ia berhasil menyelenggarakan seminar tentang “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Wadah untuk Menuangkan Karya dan Literasi” dengan menghadirkan nara sumber yang kompeten di bidangnya. Dengan memanfaatkan media dari program tersebut berjalan dengan 48 peserta yang berasal dari wilayah domisili dan masyarakat sekitar turus aktif dalam kegiatan tersebut.

Dalam acara tersebut Aru Elgete, eks mahasiswa Unisma, memaparkan bahwa media sosial ini sangat luat dan dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk berkarya. Selain itu media sosial sangat bermanfaat menjadi media belajar, membangun jaringan, menunjang produktivitas, mengidentifikasi orang lain dan mengembangkan diri.

Dalam seminar dari tersebut dia menyampaikan bahwa saat ini masyarakat sedang menghadapi budaya baru yaitu budaya digitalisasi yang mana sebagian besar masyarakat belum seluruhnya menghadapi budaya baru seperti ini.
“Kita seharusnya proaktif dalam menyikapi situasi seperti ini, baik dalam berselancar di media sosial maupun saat belajar online, ” tutur Aru saat menjawab pertanyaan dari salah satu peserta.
Bagitu pula Habibi yang akrab di sapa Boy memaparkan pemanfaatan media sosial untuk berwirausaha. Menurut dis di masa ini banyak pengusaha yang memanfaatkan media digital untuk membangun sebuah usaha. Artinya di masa pandemi seperti sekarang ini masyarakat dituntut cermat dalam membangun usaha.


“Hal pertama yang harus dilakukan untuk membangun usaha melalui platform digital ini yaitu niat dan berani mengambil risiko, ” kata Habibi.
Adapun program terakhir yang diselenggarakan  yaitu membuka worksop desain grafis, melalui media daring. Ia membuka kelas online untuk mengajarkan tentang tips tips membuat sebuah karya desain grafis dengan peserta sebanyak 10 orang. Ia memaparkan dalam memulai pembuatan karya yang terpenting adalah niat dan paham apa yang ingin dituangkan dalam sebuah desain grafis. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.