PKS Kota Bekasi Pastikan Tempuh Jalur Hukum Terkait Larangan Penggunaan Stadion Candrabhaga

Politik809 Dilihat

BUNTUT dilarangnya DPD PKS Kota Bekasi untuk menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga bersama bakal calon presiden Anies Rasyid Baswedan sehari sebelum hari ‘H’, disyarankan ditempuh lewat jalur hukum.

Adalah Advokat Peradi, Shalih Mangara Sitompul yang menyarankannya. Dia menilai keputusan Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang semula mengizinkan kegiatan tersebut, lalu tiba-tiba membatalkan sehari sebelum kegiatan berlangsung, patut diduga masuk kategori perbuatan melawan hukum (PMH).

“Hemat saya, tindakan Plt Wali Kota Bekasi itu telah masuk perbuatan melawan hukum (PMH) yang menimbulkan kerugian bagi institusi PKS,” kata Shalih yang juga Wakil Ketua DPN Peradi, Sabtu (29/7/2023).

Diakuinya bahwa hal itu dilakukan sebagai pembelajaran agar peristiwa serupa tidak terulang. Karena itulah, caleg dari PKS Kota Bekasi ini menyarankan agar PKS melakukan tindakan hukum.

“Untuk pembelajaran ke depan saran saya, PKS ajukan gugatan PMH ke PN Bekasi,” tandasnya.

Atas saran kadernya itu, Ketua DPD PKS Kota Bekasi Heri Koswara memastikan pihaknya akan menempuh jalur hukum. “Ini akan kita bawa ke ranah hukum karena pembatalan sepihak merugikan martabat PKS sebagai partai pemenang di Kota Bekasi, rencana kami ini ditunggu saja, sedang kami kaji,” jelas Heri Koswara saat mendampingi Anis Rasyid Baswedan di Kota Bekasi, Sabtu (29/7/2023) pagi.

Pria yang akrab disapa Herkos itu menjelaskan bahwa pembatalan acara sangat menciderai demokrasi. Terlebih masyarakat akan semakin dekat dengan Anis Rasyid Baswedan dampak dari gagalnya menggunakan fasilitas Stadion Patriot Candrabhaga.

“Ini pembatalan yang menurut saya sangat menciderai demokrasi, karena yang pertama dadakan dan tidak memberikan solusi. Betul tadi malam pukul 21.30 WIB memberikan surat izin, tapi sudah tidak ada artinya karena membutuhkan waktu mempersiapkan ke lokasi baru. Di balik pembatalan ini masyarakat semakin dekat dengan Pak Anis Rasyid Baswedan, coba kalau senam saja di GOR tidak akan semeriah seperti saat ini,” tuturnya. (zas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *