Hendriek Lyston Sitohang Berikan Bantuan Air Gratis untuk Warga Kedung Baru Kabupaten Bekasi

Politik373 Dilihat

CALEG DPRD Provinsi Jawa Barat, Hendriek Lyston Sitohang, dari partai PDI Perjuangan membagikan bantuan air gratis untuk masyarakat Kampung Kedung Baru, Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi pada Minggu (1/10/23). Bantuan air bersih ini datang sebanyak dua mobil dan menyebar ke dua titik lokasi di kampung tersebut. Bantuan tersebut berlangsung dari mulai pukul 15.00 sore hingga selesai.

Tampak warga begitu antusias menyambut bantuan air gratis ini. Karena memang krisis air sedang terjadi di kampung tersebut. Sungai terdekat yang biasa mereka gunakan airnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci pakaian, sekarang tampak kering dan kotor. Tidak terlihat air yang menggenang di sana.

Selain itu, kondisi diperburuk dengan turut mengeringnya air sumur hampir di semua rumah warga. Hal ini menyebabkan banyak warga mengeluh karena tidak bisa mandi, sehingga harus menumpang di segelintir rumah warga lain yang sumurnya masih memiliki air bersih untuk digunakan. Karena krisis air ini pun, warga juga terpaksa menunda menanam padi. Hal ini tentu membuat pemasukan keuangan masyarakat sekitar menjadi menurun. Di tengah kondisi krisis air ini, bantuan air bersih memang sangat diharapkan oleh masyarakat.

Salah satunya Ibu Yanto (45) yang ikut mengantre air gratis ini. “Senang sekali dapat air gratis dari Bapak Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat, Pak Hendriek,” katanya saat diwawancarai pada Minggu (1/9/23).

Warga lain, Ibu Sri (47) turut mengatakan hal yang sama atas datangnya bantuan ini. “Senang dibantu. Ini, kan, lagi sulit air, dapat bantuan kayak gini, ya, senang. Semoga selama krisis air ini, dapat bantuan lagi untuk ke depannya,” tuturnya.

Selain itu, masyarakat pun berharap agar kondisi krisis air ini segera berlalu. Mereka sangat berharap sungai dan sumur kembali dipenuhi oleh air bersih. Sehingga bisa kembali memenuhi kebutuhan sehari-hari. Juga agar bisa kembali menanam padi dan memiliki penghasilan untuk keluarga. (Nopita, Mahasiswi STAI At-Taqwa Bekasi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *