Seleksi Pemain Persipasi Hanya Loloskan 4 Pemain, Ini Kata Ketua Askot PSSI Kota Bekasi…

Persipasi389 Dilihat

KETUA Askot PSSI Kota Bekasi Muhammad AR angkat bicara atas pemberitaan minimnya pemain asal Kota Bekasi yang masuk skuad Persipasi di Liga 3. Dijelaskannya, Persipasi Liga 3 tahun 2023 ada orang Bekasi sebanyak sembulang orang.
“Ada tiga orang pelatih dan enam  pemain.
Jumlah itu sama dengan tim tahun 2022 yang hasilnya juara 1 liga 3 Jabar. Askot pasti akan evaluasi karena Persipasi masuk dalam kategori amatir (liga 3). Hasil Persipasi 2022 juara satu. Jadi hasilnya baik. Nanti kita Askot akan evaluasi melihat hasil kompetisi 2023 Jabar,” ujar pria yang biasa dipanggil AR ini, Minggu (15/10/2023).

Diakuinya, kalau pemain itu siapa pun pelatihnya  pasti ini yang terbaik. “Namun sisa peraih medali emas Porda Ciamis, Kota Bekasi ada masuk enam pemaen ke Persipasi 2023, termasuk tiga pelatihnya. Jadi total anak Bekasi ada sembilan orang.
Yang lain sudah ada yang di propinsi lain, ada yang di Liga 1 (Zidan) karena selesai porda mereka bebas menentukan clubnya. Tidak ada ikatan dalam kontrak panjang,” paparnya.

“Kalau APBD selama itu amatir masih boleh dibantu oleh pemerintah daerah melalui KONI. Jadi siapapun ketua Persipasi dari tahun 1984 dan 1985, saya pelaku pemain suratin Bekasi juara nasional saat itu. Ketua bola perserikatan amatir dibantu oleh pemerimtah. Sampai ketuanya pak Pepen (Rahmat Effendi) kemaren 2021. Saya gak pernah ninggalin bola Bekasi. Dari pemain,
pelatih dan sekarang masi Ketua Askot PSSI sampai 2026 kalau saya masih mau. Jadi itu lah sepakbola Bekasi,” tegas AR.

Dia menambahkan, dua pemain mantan Porda 2022 juga masuk team Prapon Jabar yaitu Farhan dan Tholib. Keduanya masih persiapan PON Jabar buat di Aceh. “Jadi kalau meraka gak ikut PON, anak Bekasi menjadi delapan pemain di Persipasi 2023,” pungkasnya.

Sebelumnya, seperti dikutip dari inijabar.com, proses seleksi pemain Persipasi yang dinilai janggal karena hanya meloloskan sedikit pemain asal Bekasi. Hal itu diungkapkan penggiat sepak bola Kota Bekasi Afrizal. yang menyebut, Persipasi awal berdirinya bertujuan sebagai wadah buat anak Bekasi.

“Akan tetapi tahun ini persiapan  ikut liga regional sekaligus tahun lalu  juara sudah dinyatakan tiket lolos liga 3 nasional. Sangat miris lihat proses perekrutan pemain  lebih banyak  pemain luar dari pada anak  Bekasi sendiri,” ujarnya. Sabtu (14/10/2023)

Dia menjelaskan, hampir 80 persen pemain diambil dari luar anak Bekasi dan sisanya 20 persen pemain Bekasi. “Padahal sumber dana dari APBD kota Bekasi, bukan berarti pemain Bekasi tidak ada yang bagus ,bukti nyata baru kemaren tahun 2022 Kota Bekasi  menjadi juara di ajang pekan olah raga Jawa Barat,” tuturnya.

Yang lebih parahnya lagi, lanjut Afrizal, pemain  Bekasi diseleksi oleh Askot PSSI dapet 12 pemain lolos seleksi. Ternyata di seleksi lagi menjadi empat pemain saja. (zas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini