ODGJ di Jakapermai Dibekuk Warga, Langsung Dibawa ke RSJ

Umum969 Dilihat

ORANG dalam gangguan jiwa (ODGJ) berinisial AM, ditangkap warga lantaran sempat membuat heboh warga sekitar. Dia suka mengganggu dan mengejar pengguna jalan yang mayoritas perempuan di kawasan Jalan Majapahit, Jakapermai , Bekasi Barat, Kota Bekasi. Kini, ODGJ tersebut dibawa ke RSJ Jatisampurna.

Keluarga AM mengatakan bahwa dia mengalami gangguan jiwa sejak ditinggal sang istri. Kemudian, lantaran AM diberhentikan atau dirumahkan saat pandemi Covid-19, Sebelumnya AM bekerja di perusahaan bengkel besar berlokasi di Bekasi. Sejak saat itu AM sering mengurung diri di dalam kamar hingga akhirnya mengalami gangguan jiwa.

“Sebelumnya AM hanya duduk di pinggir jalan dan tidak pernah mengamuk atau mengejar pengguna jalan, tapi siang tadi AM kebetulan meresahkan wanita yang sedang berjalan sambil mengejar-ngejar, seingga membuat warga sekitar merasa takut dan resah,” Kata kakak AM, Nurul, Selasa (7/11/2023).

Keluarga AM mengatakan bahwa AM sebelumnya pernah mengamuk di rumah, tetapi pihak keluarga tidak melaporkan ke pihak berwajib atau sekitarnya, lantaran keluarga AM tidak ingin melihat AM di bawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) .

“AM pernah ngamuk di rumah lantaran tidak melihat istrinya di rumah, mungkin karena kangen istrinya, kami dari pihak keluarga pun tidak melapor karena takut AM akan tambah mengamuk jika dibawa orang tidak dikenal,” ujarnya.

Saat penangkapan terjadi warga pun sempat ingin menghakimi AM lantaran korban teriak dengan histeris, tetapi kebetulan diberhentikan security yang sedang menjaga di pos perumahan.

“Saya kaget lantaran korban teriak-teriak, tetapi tidak di apa-apain hanya dikejar saja, bukan hanya sekali atau dua kali AM berbuat seperti ini, sebelumnya sempat ada korban juga tapi sama kasusnya hanya dikejar saja tidak pernah sampai di apa-apain, dan belum pernah sampai meresahkan warga sekitar, tetapi kali ini mungkin warga sudah kesal makanya hampir dihakimi warga, saya kasihan kalau sampai dihakimi karena AM dalam gangguan jiwa, akal sehatnya terganggu makanya tidak mikir akibat dari perbuatan dia,“ jelas Udin, warga sekitar.

Pengambilan ODGJ tersebut membutuhkan waktu yang sangat singkat karena pihak keluarga sudah ikhlas untuk dibawa berobat ke RSJ. (Ade Syifa Fauziah)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *