Puluhan Ribu Massa Gelar Aksi Bela Palestina di Kabupaten Bekasi, Kecam Serangan Zionis Israel

Umum984 Dilihat

PULUHAN ribu massa menggelar Aksi Bela Palestina di Stadion Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Minggu (19/11/2023) pagi. Dalam aksinya meraka menuntut Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza.

Antusias warga yang datang dari sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya sudah berkumpul sejak pagi, sambil mbawa atribut bendera Palestina dan poster-poster yang mengancam serangan zionis Israel ke jalur Gaza sejak sebulan terakhir. Serangan Israel menewaskan ribuan anak-anak dan wanita serta menghancurkan sejumlah fasilitas rumah sakit.

“Kami masyarakat Bekasi yang benar-benar membela kemanusiaan karena kita mempunyai suara yang sama membela Palestina, berharap negara Palestina segera dibebaskan ya, karena di sana porak poranda jadi korbannya warga sipil ya, seperti anak-anak dan wanita jadi korban membuat kami prihatin sekali karena Israel sudah membabi buta benar-benar kejam membunuh mereka yang tak bersalah,” ujar salah satu peserta aksi, Ineke (38).

Dalam aksinya, puluhan ribu peserta aksi menuntut kemerdekaan bagi bangsa Palestina, yang higga saat ini terus dibombardir tentara Zionis, dengan korban sudah lebih dari 12 ribu orang yang di antaranya terdiri dari anak-anak dan kaum wanita.

“Dalam hal ini kita bukan hanya agama saja, tetapi kemanusiaan juga. Oleh karena itu kami ikut aksi Free Palestina ini, bukan hanya agama Islam tetapi di sini semuanya sama sama menyuarakan dan boikot Israel,” ungkap Ineke.

Selain mengecam serangan zionis Israel, aksi ini juga dilakukan penggalangan dana guna membantu warga di jalur Gaza. Para aksi bela Palestina juga mendesak pemerintah Indonesia untuk bisa lebih aktif mendesak Dunia untuk menekan Israel mengentikan serangannya ke jalur Gaza.

“Seluruh Dunia harus bersatu lawan Israel untuk Palestina, kita Lawan Israel bebaskan Palestina, karena Palestina sodara kita,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Stevani, warga lainnya. “Kita menyuarakan kemanusiaan ya konflik di Gaza ini merupakan konflik kemanusiaan yang merupakan bukan konflik agama gitu korban jiwa sudah banyak terutama anak-anak, itu aja sih, sebenernya kita bergerak dari hati nurani aja,” kata Stevani.

Stevani yang datang bersama keluarga besarnya itu meminta agar pemerintah Indonesia mendorong negara-negara lain untuk bersama-sama menyudahi perang yang terjadi di Gaza. (Wit)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *