Unisma Bekasi Sukses Gelar Seminar Pendidikan yang Memanusiakan Manusia

Pendidikan590 Dilihat

MAHASISWA Pascasarjana Universitas Islam ’45’ (Unisma) Bekasi jurusan Magister Manajemen Pendidikan Islam menggelar seminar pendidikan Sabtu (17/2/2024) di lantai tiga gedung pascasarjana. Seminar yang mengambil tema pendidikan yang memanusiakan manusia cukup menarik perhatian para peserta.

Hadir sebagai pembicara, Rektor Institut Ummul Quro Bogor, Dr Saiful Falah langsung mengajak audien untuk membahas konsep pendidikan. Menurutnya, manusia lahir tidak otomatis menjadi manusia. Untuk menjadi manusia yang seutuhnya harus melalui proses pendidikan. Karenanya, sebagai manusia harus berpendidikan untuk mencapai tujuan diciptakannya manusia.

“Kalau hewan pasti melahirkan hewan. Tetapi manusia melahirkan bayi untuk menjadi manusia harus melalui proses pendidikan, “ terang Saiful Falah.

Adapun tujuan diciptakannya manusia di bumi salah satunya adalah menjadi khalifah atau pemimpin. Untuk menjadi pemimpin yang bijaksana tentu harus dibarengi dengan kualitas pendidikan yang memadai. Dan akhir dari pendidikan adalah mendapatkan kebaikan baik di dunia maupun di akhirat.

“Kita bisa menjadi pemimpin atau menjadi apapun di berbagai bidang karena faktor pendidikan. Karenanya, pendidikan menjadi faktor utama untuk menjadi yang lebih baik,” tambahnya.

Dosen pengampu mata kuliah studi Al-Qur’an Hadits, Dr Dede Rubai Misbahul Alam menegaskan, kegiatan event seperti ini menjadi tradisi di Unisma. Pihak kampus selalu mensuport kepada mahasiswa untuk berpartisipasi aktif menggelar kegiatan seminar. Ia menjelaskan, event merupakan bagian dari pembelajaran yang diterapkan kampus.

“Ini adalah bagian dari program pembelajaran. Jadi model belajarnya tidak hanya di kelas semata, tetapi menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan berbagai element,” terang Dede.

Sebagai dosen yang mengampu mata kuliah Al-Quran dan Hadits, Dede selalu mengajak kepada mahasiswa untuk mengaitkan berbagai persoalan dengan al-Quran dan Hadits. Sehingga mahasiswa bisa lebih mendalami berbagai makna yang terkandung di dalamnya.

“Inti dari semua ilmu pengetahuan adalah Al Qur’an, diperjelas oleh hadits Nabi SAW. Jadi belajar disiplin ilmu apapun dan profesi apapun yang dimiliki dan dijalankan, jika ingin selamat dunia akhirat jangan pernah lepas dari syariat agama. Di kampus Unisma ini, ilmu dan agama menjadi integrasi yang tak terpisahkan,” tutupnya.

Sementara ketua panitia, Ahmad Khumaidi mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bersama-sama mensukseskan kegiatan ini. Menurutnya ini adalah awal dari pembelajaran. Sehingga, berbagai kekurangan yang ada bisa disempurnakan ketika menggelar event berikutnya.

Ia pun menjelaskan kegiatan yang dihelatnya ini berjalan cukup lancar dan memuaskan. Sehingga bisa memberikan kesan yang bermakna kepada para peserta dan tamu undangan.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Kesuksesan ini bukanlah karena ketua, tetapi karena kerja keras kita semua untuk sama-sama memberikan yang terbaik, “ terangnya. (Banu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *