Rahasia Kesehatan dan Kecantikan Tersembunyi Dalam Secangkir Kopi: Manfaat yang Perlu Anda Ketahui

Umum1876 Dilihat

Oleh Davina Nur Adha
(Fakultas Sains dan Teknologi Prodi Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

 

INDONESIA diberkahi dengan keanekaragaman dan kekayaan alam, budaya, ras, dan suku. Kekayaan dan keanekaragaman budaya sangat mempengaruhi keberagaman yang ada di negara ini. Mulai dari makanan, minuman, bahkan keanekaragaman flora dan fauna yang menghiasi negara Indonesia dengan keindahannya. Hal ini juga terkait dengan sejarah dan jenis kopi di Indonesia. Seperti sejarah pada umumnya, sejarah kopi di Indonesia dimulai sejak kependudukan Belanda pada tahun 1696. Belanda awalnya membawa kopi Arabika ke Jawa dari Malabar, India pada tahun itu. Sayangnya, budidaya ini awalnya gagal karena kondisi cuaca ekstrim dan bencana alam. Tiga tahun kemudian mereka kembali dari Malabar dengan membawa batang kopi hasil stek. Karena popularitas penjualan ini, perkebunan Belanda menghasilkan biji kopi untuk setiap pulau di Indonesia.
Beberapa jenis kopi yang cukup sukses mendunia karena kualitasnya yang tak perlu diragukan lagi adalah Kopi Gayo (Aceh), Kopi Kintamani (Bali), Kopi Toraja (Sulawesi), Kopi Liberika Rangsa Meranti (Riau) dan Kopi Bajawa (Flores). Penghargaan atas kehebatan kopi Indonesia memang pantas, karena banyak kopi Indonesia yang menjadi favorit masyarakat dunia. Kini, konsumsi kopi di Indonesia mudah diakses dan dapat ditemukan di mana-mana. Adanya toko online memudahkan untuk mendapatkan kopi dari berbagai daerah dan khasiat kopinya.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa jika digunakan dengan benar, kandungan kafein dan antioksidan dalam kopi dapat memberikan efek yang menguntungkan bagi tubuh pengonsumsinya. Untuk merasakan manfaat kopi bagi kesehatan, dapat dinikmati sebagai minuman panas, minuman dingin dan berbagai minuman lainnya. Bila perlu dan untuk memaksimalkan manfaat kesehatan dari kopi, pilihlah kopi yang masih murni atau belum dicampur. Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya dapat meningkatkan kesehatan otak.
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa jika kita ingin merasakan manfaat tersebut kita dapat mengonsumsi 3-4 cangkir per-hari. Kopi merupakan minuman yang masih memiliki banyak penggemar bahkan pada semua kalangan. Selain untuk meningkatkan kesehatanotak, ada beberapa manfaat kopi untuk kesehatan yaitu, menurunkan berat badan. Kopi dapat menurunkan berat baran dikarenakan sebuah penelitian mengatakan bahwa biji kopi mengandung senyawa klorogenat dan kafein yang dapat menurunkan berat badan seseorang. Kopi juga dapat berkerja dengan baik dalam mencegah diabetes, dengan catatan mengonsumsinya secara teratur dan dengan takaran yang pas.
Manfaat kopi untuk kesehatan juga dapat menguatkan tulang. Takhanya didepatkan dari mengonsumsi susu secara rutin, kalsium juga dapat diperoleh dengan mengonsumsi kopi secara teratur. Ketika tubuh mendapat cukup kalsium, semua tulang dalam tubuh menjadi lebih kuat dan mencegah pengeroposan tulang. Selaim manfaat tersebut, kopi juga dapat mengurangi stress, meningkatkan metabolisme, meningkatkan stamina, menambah nutrisi tubuh dan meredakan sakit kepala.
Kopi juga bisa digunakan untuk menurunkan berat badan secara signifikan. Diet dengan mengonsumsi kopi sudah dipopulerkan oleh Dr. Bob Arnot dan telah dibukukan dalam buku yang berjudul The Coffee Lover’s Diet. Kandungan kafein dalam kopi dapat berperan dalam menurunkan berat badan yaitu untuk menghancurkan lemak melalui stimulasi system saraf simpatetik, meningkatkan metabolisme tubuh, serta meningkatkan proses pembentukan energi.
Memanfaatkan kopi untuk diet bukan dengan sembarangan kopi. Manfaat ini dapat dirasakan dengan minimal mengonsumsi tiga cangkir kopi panggang ringan setaip harinya, yaitu sekitar 720 ml. Kopi panggang ringan sangat direkomendasikan karena kopi jenis ini memiliki antioksidan polifenol yang lebih kaya daripada kopi lainnya.
Dr. Arnot juga menunjukkan manfaat kopi dalam diet juga dalam bukunya. Dijelaskan bahwa pemilihan jenis kopi dan cara penyajian berpengaruh signifikan terhadap manfaat kopi dalam diet, kopi mengurangi nafsu makan. Namun, mengonsumsi kafein dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko insomnia dan depresi. Bisa dikatakan manfaat kopi dalam diet bukanlah rencana penurunan berat badan yang ideal karena berat badan yang hilang akan kembali tanpa membatasi asupan kalori.
Kopi bukan hanya minuman yang enak, tetapi juga dapat memberikan manfaat untuk kecantikan kita. Kandungan kafein pada kopi dapat membantu meningkatkan sirkulasi dan mengurangi bengkak pada wajah. Selain itu, antioksidan yang terkandung dalam kopi dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.
Kafein dan asam klorogenat dalam biji kopi juga dapat membantu dalam mengurangi peradangan yang disebabkan oleh kondisi kulit seperti eksim, jerawat, dan psoriasis. Selain itu, bubuk kopi juga efektif dalam mengobati infeksi kulit karena sifat antimikroba dari asam klorogenat dan kafeinnya. Kafein dalam kopi dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan pada wajah, termasuk kantung mata. Caranya, cukup gunakan seduhan kopi yang telah dingin dengan kapas atau bola kapas, kemudian tempelkan pada area bawah mata selama 10-15 menit.
Kopi juga dikenal dengan efek stimulasinya, yang bisa bermanfaat bila dioleskan ke kulit wajah. Tidak hanya mengangkat sel kulit mati tetapi juga membantu kulit wajah menjadi rileks. Jika kita mengoleskan kopi langsung ke kulit dapat membantu mengurangi bintik-bintik hitam akibat paparan sinar matahari, mengurangi kemerahandan garis-garis pada wajah. Coba gunakan masker kopi setelah beraktivitas di luar ruangan, Anda akan mendapatkan efek relaksasi dan mengurangi stres pada kulit wajah. Ini mengurangi garis- garis halus. Vitamin B3 (niasin) banyak terkandung dalam kopi berkat pemecahan senyawa kunci yang disebut trigonelin. Namun, trigonelin hanya terurai menjadi niasin setelah biji kopi disangrai. Niasin yangterdapat pada kopi dapat membantu mencegah kanker kulit non-melanoma.
Penggunaan masker kopi secara teratur dapat membantu mengatasi masalah yang disebabkan oleh bakteri berbahaya. Asam klorogenat yang ditemukan dalam kopi memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri. Dikombinasikan dengan perawatan wajah lainnya, ini sangat membantu mengurangi masalah kulit berjerawat dan dapat mengecilkan pori-pori.
Masker kopi juga bisa membantu mengatasi lingkaran hitam yang membandel. Pasalnya, kandungan kafein pada kopi dikatakan dapat membantu melebarkan pembuluh darah, yang berkontribusi terhadap berkembangnya lingkaran hitam di bawah mata. Kandungan antioksidan dalam kopi dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan memudarkan noda hitam pada kulit. Caranya, campurkan bubuk kopi dengan madu atau yogurt, kemudian oleskan pada wajah dan biarkan selama 10-15 menit sebelum dibilas dengan air.
Namun, sebelum mencoba penggunaan kopi untuk kecantikan dan kesehatan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli kecantikan untuk menghindari efek samping yang mungkin terjadi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *