Rawan Kecelakaan, Warga Keluhkan Jalan Rusak di Kampung Kedung Kabupaten Bekasi

Umum1287 Dilihat

KERUSAKAN jalan di Kampung Kedung, Desa Sukadaya, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, kian parah hingga Kamis (14/9/2023). Terdapat banyak lubang dan keretakan yang dapat membahayakan pengguna jalan. Kerusakan ini terjadi karena sudah sejak lama sekali belum ada perbaikan. Kondisinya diperburuk oleh adanya kendaraan besar yang mengangkut beban berat melintasi jalan tersebut.

Melihat situasi ini, warga sekitar sudah sangat resah. Pasalnya jalan tersebut masih belum juga diperbaiki hingga sekarang. Padahal jalan ini menjadi akses utama yang dilewati oleh warga setiap hari. Sebab tidak ada alternatif jalan lain yang bisa mereka lalui. Tentu warga setempat harus berhati-hati saat berkendara.

Terlebih saat di malam hari yang minim penerangan. Selain itu, saat musim hujan datang pun, akses jalan tersebut akan menjadi licin dan susah untuk dilalui oleh warga.

Seperti yang dikeluhkan oleh salah satu warga. “Saya berharap semoga akses jalanan Kampung Kedung Plasman dan Kampung Kedung Baru, khususnya bagian Desa Sukadaya, segera mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah agar segera diperbaiki. Sebentar lagi sudah mau masuk musim penghujan, kasihan anak-anak yang mau berangkat sekolah. Juga para pedagang dan warga setempat yang melintasi jalan rusak tersebut karena licin dan berlubang jadi rawan kecelakaan. Belum lagi biasanya kalau musim hujan suka menggenang airnya di jalan,” kata Pak Mansur saat diwawancara.

Hal serupa juga dirasakan oleh seorang warga lain, yang sudah bertahun-tahun tinggal di daerah tersebut dan harus melewati akses jalan rusak itu setiap hari.

“Sudah bertahun-tahun kami bertahan dengan kondisi jalanan yang seperti ini. Sudah mengeluhkan kondisi tersebut kepada pemerintah setempat, tapi tetap belum ada tindakan apapun terkait perbaikan jalan. Semoga pemerintah bisa segera mengambil tindakan untuk rekontruksi jalan yang menghubungkan dua desa ini,” kata Ibu Sarniti.

Sementara itu, Maryumi salah satu warga lain juga mengatakan hal yang sama terkait kerusakan jalan di wilayah tersebut.

“Harapannya semoga Kampung Kedung Plasman juga bisa punya jalanan bagus seperti jalanan tetangga yaitu Kampung Bulaktemu dan Pengarengan. Karena jalanan ini akses satu-satunya untuk menuju sekolah dan tempat kerja. Mau sampai kapan jalanan ini terus hancur tanpa perbaikan? Kami butuh perhatian dari pemerintah terkait jalanan rusak di daerah kami,” ujarnya.

Memang kondisi jalan tersebut kian parah setiap tahunnya. Sementara itu, belum ada perbaikan sama sekali dari pihak pemerintah setempat. Warga sekitar sudah benar-benar merasa resah dengan kondisi yang tidak kunjung ada perubahan. (Nopita, Mahasiswi STAI At-Taqwa Bekasi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *