Dana Rp5 M Dispora Kota Bekasi untuk Beli Peralatan Olahraga tak Sesuai Jumlahnya, Sepakbola Hanya 3/Kelurahan

Sport2567 Dilihat

DANA hibah sebesar Rp5 miliar yang diterima Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Kota Bekasi, disebut sudah dibelikan seluruhnya dan dibagikan ke 12 kecamatan yang kemudian oleh kecamatan diserahkan ke 56 kelurahan di Kota Bekasi. Dari kelurahan, kemudian diserahkan ke RW-RW dibawahnya.

Namun, pada kenyatannya, penelurusan koranbekasi.id ke sejumlah kecamatan dan kelurahan, ditemukan bahwa barang yang dibeli harga dan jumlahnya tak sesuai dengan nilai Rp5 miliar yang diterima Dispora.

Misal, penyerahan barang oleh Basuki sebagai pengurus barang pengguna Kecamatan Bekasi Utara yang menyerahkan barang tertanggal 3 Juli 2023 ke Dian Anggraini selaku Lurah Harapan Baru, hanya menerima tiga buah sepakbola, dua bola futsal, dua bola voli, dua bola basket, dan 85 raket bulutangkis.

Lurah Kaliabang Tengah, juga mendapatkan jumlah yang sama. Termasuk juga Lurah Marga Mulya, dan Lurah Teluk Pucung. Sedangkan Kasi Permasbang Bekasi Utara Mad Jaya menerima dua sepakbola, tiga sepakbola, tiga bola voli, tiga bola basket, 27 raket bulutangkis, satu set tenis meja.

Seluruh peralatan ini belum diserahterimakan ke warga melalui RW karena keterbatasan jumlah. Hal lainnya, pihak Kelurahan Bekasi Timur mengaku belum menerima peralatan olahraga dari Kecamatan, termasuk juga Kelurahan Margahayu dan dan Bekasi Jaya. Sedangkan pihak Kelurahan Aren Jaya dan Duren Jaya tak memberikan jawaban kepastian apakah sudah menerima peralatan olahraga buat masyarakat Kota Bekasi atau tidak.

Sebelumnya, Kabid Pemuda Dispora Kota Bekasi Muhammad AR kepada koranbekasi.id, Selasa (12/9/2023) berkata bahwa; “Dana senilai Rp5 miliar tersebut sudah dibelikan alat-alat olahraga untuk diberikan kepada masyarakat di 12 kecamatan di Kota Bekasi.”

Diakuinya bahwa progresnya ternyata sudah dipihak ketigakan oleh ULV. “Ketika ingin membeli barang pihak mereka meng-iya kan lalu mensalurkan ke setiap kecamatan. Karena pada saat tahun 2019-2021 terkena covid dan kondisi masyarakat yang kurang baik maka salah satu cara untuk membantu menyehatkan masyarakat untuk kembali sehat, maka diberikan alat- alat olahraga berupa peluit elektrik (dikarenakan saat pandemi), bolasepak, bola basket, tenis meja, bolavoli, bulutangkis,” paparnya.

Dalam peruntukan dana hibah sebesar Rp5 miliar disebutkan bahwa dana itu seharusnya untuk Belanja Pengadaan Alat-alat Olahraga untuk Diberikan kepada Masyarakat Kota Bekasi.

Muhammad AR menegaskan, tidak ada kendala dalam progres pembelian. Namun, masyarakat Kota Bekasi banyak yang belum kebagian setelah pembelian barang itu karena memang disalurkan lewat kecamatan juga kelurahan kemudian RW dan setelah itu baru ke warga. (Tim Liputan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *