Siswa SDN Cimuning 2 Divaksin Sinovac

by -414 views

JUMAT, 14 Januari 2022 pukul 08.00 WIB di daerah kantor Kecamatan Cimuning yang berdekatan dengan SD Negeri Cimuning 2 Kabupaten Bekasi, tengah menggelar gerakan vaksin secara serentak untuk pelajar SD Negeri Cimuning 2. Hal itu berlangsung saat kegiatan belajar tatap muka sudah mulai berjalan.

Jenis vaksin yang akan digunakan untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun adalah vaksin Sinovac atau vaksin jenis lainnya yang sudah ada Emergency Use Of Authorization (EUA) dari BPOM. Untuk vaksin Sinovac, interval pemberian dosis 1 dan dosis 2 adalah 28 hari serta harus didahului dengan proses skrining kesehatan sesuai dengan format standar yang telah berlaku.

Kegiatan vaksin di SD Negeri Cimuning 2 berjalan tertib tanpa penolakan pihak pasien. Apalagi seorang anak meninggal sehari setelah vaksin di Jombang, Jawa Timur  karena menurut Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) Prof Hinky Hindra Irawan anak tersebut mendapat vaksin Pfizer dan bukan Sinovac karena usianya sudah 12 tahun.

Dia juga menjelaskan, vaksin Pfizer sudah mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk anak berusia lebih dari 12 tahun.

“FDA menerbitkan di USA, Prizer dapat diberikan mulai umur 5 tahun. Namun produsen belum mengajukan ke BPOM untuk usia 6-11 tahun ke BPOM,” imbuh Hinky. Sebelum meninggal dunia, anak tersebut demam tinggi dan muntah sehingga dibawa ke Puskesmas Mayangan. (Kristina Yunita/Mahasiswa IBM Bekasi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.