Mahasiswa Ikom IBM Bekasi Amati Pola Komunikasi Masyarakat Baduy Dalam

Pendidikan488 Dilihat

HIMPUNAN Mahasiswa Komunikasi (Himakom) Institut Bisnis Muhammadiyah (IBM) Bekasi mengadakan kegiatan Cultural Visit Baduy (IKOM Goes to Baduy) yang berlangsung dari 2-3 September 2023. Pemberangkatan dari Kampus 1 IBM Bekasi pada pukul 03.00 pagi menggunakan 1 moda transportasi bus.

Reni Novia selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi (Ikom) mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan dari dus bulan lebih (Juli-Agustus 2023). Untuk persiapan dimulai dari koordinasi dan persiapan lainnya yang dilakukan panitia.

Reni menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah menjalankan amanah program prodi Ikom salah satu Catur Dharma Pendidikan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, melakukan penelitian, mahasiswa juga belajar dengan alam mengenai prespektif modernisasi yang masih belum tersentuh wilayah terdekat. Sasaran, selain masyarakat Baduy Luar juga masyarakat Baduy Dalam yang berada di Desa Cikeusik-Banten.

Pada kesempatan ini, Ketua Himakom Achmad Kurniawan mengatakan, untuk persiapan kegiatan ini meliputi persiapan kondisi fisik, technical meeting seputar informasi kondisi masyarakat Baduy Dalam, rute perjalanan dan lain-lain. “Saya mengimbau kepada peserta dan panitia untuk menjaga kondisi tubuh mereka, membawa obat-obatan pribadi dan vitamin,” ungkap Achmad.

Beberapa larangan yang patut diketahui semua agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yaitu harus mematuhi peraturan yang ada di Baduy antara lain tidak boleh berbicara sembarangan, tidak boleh melakukan kegiatan asusila, tidak boleh menggunakan barang elektronik, mandi tidak boleh menggunakan bahan kimia (sabun, shampoo dan pasta gigi dan lainnya).

“Alhamdulilah banyak yang antusias menjadi volunteer dari mahasiswa Ikom semester 2, 4, 6, 8. Kita menjelaskan ke kelas-kelas kepada mahasiswa tentang goes to Baduy ini,” ucap Ivan Thomas selaku Ketua Pelaksana.

Kegiatan Ikom Goes to Baduy diikuti dan dampingi Reni Novia (Kaprodi Ikom), Syahbaniar Rofiah (Kepala LPPM), Hamluddin (Dosen Ikom), Muhammad Afif (Alumni Ikom), serta panitia diantarannya Ivan Thomas (Ketua Pelaksana), Resma Rumailah (Wakil Ketua), Farra Fadillah (Sekeretaris) anggota Firda Anjani, Sindi Rahayu, Ayu Kurniasih (Bendahara).

Untuk kemudahan dan kelancaran kegiatan, diikuti Panitia lainnya yaitu Indah Trisnawati, Damar Haryo (Humas), Aditiya Ariyanto, Siti Fathimah Zahra. Naufal Noor A, Nur Achmad Fatoni (Transportasi & Keamanan), Putri Haryati, Amanda Putri, Hady Zuhdy Salehulano, Zihan Ziyadaturrahmah (Perlengkapan) M. Fachri Hidayat, Lia Rahayu (Konsumsi), Alda Syaida, Nur Hafni Syahshiyah, Fathimah Zahra, Azlia Putri, Achmad Kurniawan (Kesehatan), Anisa Nurul Haq, Pikri Anasrulloh. Panitia membawa 28 Peserta untuk belajar budaya masyarakat Baduy.

Salah satu kearifan lokal yang masih dipertahankan atau melekat sampai saat ini adalah adat istiadat yakni larangan tidak boleh menggunakan barang elektronik. Bagaimana mengoordinasikan dan mengomunikasikan dengan pihak Baduy dalam kegiatan ini? “Kita koordinasi dengan tour guide salah satu masyarakat Baduy dalam terdahulunya yang sekarang menjadi muslim dan merupakan bagian dari orang Muhammadiyah maka bukan orang baduy dalam lagi ” ungkap Ivan Thomas.

“Mahasiswa dan mahasiswi Ikom dengan adanya kegiatan ini dapat mengenal tentang Baduy Dalam Desa Cikeusik dan mengerti serta memahami berbagai tradisi-tradisi, cara hidup, menjaga–melestarikan alam dari masyarakat Baduy Dalam, utamanya mengetahui pola komunikasi yang terjadi di masyarakat Baduy Dalam,” tandas Reni Novia (Kaprodi Ikom).

Hal terpenting yang dapat dijadikan pembelajaran dan dapat belajar lebih bijaksana dari masyarakat Baduy Dalam ialah kemajuan dan pesatnya modernisasi tidak menggerus dinamisasi, harmonisasi, dan ketenteraman sendi-sendi kehidupan masyarakat Baduy Dalam. Tidak terkontaminasi hiruk-pikuk kehidupan yang serba canggih. (Penulis: Zakiyah Karomah, mahasiswa Ilmu Komunikasi IBM Bekasi/Editor: Yoni Haris Setiawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *