Kasat Narkoba Polres Jaktim Tewas, Kemungkinan Dalam Kondisi Sekarat atau Sudah Meninggal Lalu Dibuang ke Rel KA

Umum2005 Dilihat

KASUS tewasnya Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu, ditanggapi serius mantan wartawan Polda Metro yang sudah puluhan tahun bergelut di institusi kepolisian itu, Edison Siahaan. Jika ada yang menyebutnya bunuh diri, maka harus bisa dibuktikan.

“Ngeri ini,” tegasnya kepada koranbekasi.id, Minggu (30/4/2023).

Dikatakannya, almarhum cukup lama tugas di jatanras dan pernah menjabat Kanit. Kemudian pindah ke Propam PMJ, hingga jabatan terakhir sebagai Kasubdit Paminal. Saat itulah dia menangani berbagai kasus pemerasan yang melibatkan oknum anggota Dit Narkoba PMJ yang sebelumnya mantan pengawal Metro 1.

Di ujung masa jabatan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran, AKBP Budi dimutasi menjadi Kasat Narkoba Polres JakTim. “Orangnya asyik, punya banyak cerita lucu. Penampilannya keren, berkelas, pergaulan luas,” lanjut mantan Ketua Forum Wartawan Polri yang juga wartawan senior tersebut.

Apakah ada kemungkinan naik ojol karena penelepon misterius itu? “Diduga kuat itu penyebabnya. Kemungkinan korban sudah dalam kondisi sekarat atau sudah meninggal lalu dibuang ke rel KA. Dia kan
diantar ke tujuan, nah polisi bisa koq lacak siapa pengemudi ojolnya. Gampang itu, jangan ada yang ditutupilah kasus ini,” tandasnya.

Artinya kematian buddy tidak normal? “Yes ! Sulit membenarkan kalau dia disebut bundir (bunuh diri). Meskipun tidak ada yang tak mungkin,” ujarnya. (zas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *