Pabrik dan Puluhan Ribu Ekstasi Digerebek, 2 Tersangka Diamankan

Uncategorized218 Dilihat

DITTIPIDNARKOBA Bareskrim Polri menyita 11 bungkus besar berisi 25.000 butir ekstasi, dua bungkus plastik klip berisi 1.000 butir yang diduga ekstasi, dan delapan bungkus plastik klip berisi 1.380 butir ekstasi. Selain itu juga berhasil mengamankan barang bukti berupa bahan belum jadi yaitu prekursor seperti Serbuk Galatium, MTD, Serbuk Putih Magnesium, dan Serbuk Pentylon dengan total berat 46.250 gram.

Selain itu juga disita methamphetamine 1 liter, Prekusor seperti Metanol 3 liter, Capsul Cafeein 200 kapsul, satu unit mesin pencetak tablet, berbagai macam peralatan cland lab dan alat dan alat komunikasi.

Temuan ini didapat setelah Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggerebek tempat produksi narkotika jenis ekstasi di kawasan elit Perumahan Lavon Swan City, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten. Dua tersangka langsung diamankan dari lokasi kejadian.

Menurut Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, kasusnya berawal dari adanya informasi alat produksi narkotika yang masuk ke wilayah Banten dan Jawa Tengah. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Bea Cukai, Polda Banten, dan Polda Jateng.

“Dari hasil penelusuran dan penyelidikan yang dilakukan ini sudah ada produksi informasinya dari produksi ekstasi untuk mencegah jangan sampai barang ini sampai ke pasaran, jangan terlalu lama,” ujar Agus dalam jumpa pers, Jumat (2/6/2023).

Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto menyebut bahwa pihaknya masih melakukan proses pengembangan terhadap pengungkapan kasus itu. Dua tersangka diamankan yakni pria berinisial TH bin U (39) dan N bin I (27). TH merupakan residivis kasus narkotika yang sebelumnya divonis 1 tahun penjara.

Sedangkan dari Semarang, polisi mengamankan dua tersangka berinisial MR (27) dan ARD (24). Aktivitas MR dan ARD dikendalikan orang berinisial K yang saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron. Lalu ada juga DPO inisial B yang mengendalikan wilayah Tangerang. (zas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *