Warkopkuy, Tempat Nongkrong Anak Muda di Bekasi

Umum1326 Dilihat

ASAL muasal dinamakan Warkopkuy karena menurut pemiliknya kuy itu yang berarti yuk. Jadi warkop tersebut dinamakan sebagai Warkopkuy yang kini berada di  Jl Wibawa Mukti II No 9 Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Rangga Septian Zalna Putra atau biasa dipanggil Rangga, berusia 26, dan sudah beristri serta punya anak satu. Rangga membangun Warkopkuy ini karena ia bingung harus mencari pekerjaan apalagi. Pada awalnya ia sempat bekerja di salah satu perusahaan JD.ID tetapi saat ini perusahaan itu sudah tidak aktif lagi, dan ia memutuskan untuk membuka warkop sampil menunggu panggilan kerja lagi.

Warkopkuy ini baru saja dibuka dua bulan lalu dan pengunjungnya juga lumayan banyak serta cukup stabil untuk warkop yang baru buka. Warkopkuy buka 24 jam, tetapi ketika warkop sepi sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 pagi karyawannya beristirahat dan buka kembali setelah subuh. Umumnya yamg jadi pengunjung adalah kalangan remaja terutama yang suka nongkrong.

Fasilitas di warkop ini lumayan bagus, rapih, dan nyaman. Di sini tidak hanya menyediakan kopi, tapi juga ada mie instan, berbagai varian minuman dingin, roti bakar, sosis, kornet, dan masih banyak lainnya. Omset perhari warkop ini rata-rata 500 ribu rupiah.

“Alesan saya milih membuka warkop karena saya dulu suka nongkrong di warkop dan menurut saya buka warkop tuh pasti selalu ada aja gitu pelanggannya, ya namanya anak muda kan pasti dari dulu suka nongkrong kopi di warkop sambil ngumpul dan main game, makanya saya memutuskan untuk membuka warkop,” ucap Rangga.

Warkopkuy ini ramainya sore sampai malam karena kalau malam dipenuhi dengan anak-anak muda yang nongkrong. Tak sedikit juga para tukang ojek online yang sambil menunggu orderannya. Tetapi satu dua ada juga dari kalangan bapak-bapak.

“Pelayanan di sini oke sih standar warkop, warganya menurut saya juga masih sesuai dengan kantong-kantong pelajar, fasilitas di sini juga ya bagus sih, enak juga menurut saya,” ujar Marwan sebagai penjaga Warkopkuy.

“Meskipun saat ini Rangga sudah pendapat pekerjaan yang layak, tetapi menurut saya Rangga masih selalu menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke warkop miliknya,” lanjutnya. (lija)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *