KONDISI air kali di Bendungan Bekasi Jl Mayor Madmuin Hasibuan kembali mengeluarkan busa dan aroma tak sedap. Selain itu warna air berubah menjadi hitam.
Akibat pencemaran limbah yang terjadi, Julia (25) sebagai warga sekitar yang merasakan dampak terjadinya pencemaran limbah mengeluh dan meminta dinas terkait segera menyelesaikan masalah ini.
“Kalau untuk limbah dari mana saya kurang tanu sih mba, heran juga biasanya ngeluap waktu pas ujan sama banjir aja, tapi ga tau kenapa tumben bangat ga hujan ga apa tiba-tiba ngeluap. Jujur ke ganggu bangat sih dari baunya yang nyengat banget, belum lagi kan di sini suka ada yang ngejala dekat kali. Kan nanti ikannya jadi pada mati gara-gara kalinya tercemar, saya selaku warga berharap dinas terkait cepat menindak lanjuti tentang limbah ini sih,” ujar Julia (36).
Wanita yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini sedikit heran dengan kondisi air kali tersebut. Lantaran, penecemaran biasa terjadi saat air sedang banjir. Sementara sudah cukup lama tidak terjadi hujan dan sebulan terakhir ini air mengalami penyurutan.
Julia dan warga sekitar sangat merasa terganggu atas terjadinya pencemaran limbah. Ia juga berharap dinas terkait segera menindak lanjuti pencemaran air kali tersebut. selain mengganggu kenyamanan warga, pencemaran juga membahayakan ekositem di dalam kali tersebut.
Bahkan diduga, air PDAM yang tidak mengalir seharian di Harapan Indah, Jumat (11/8/2023) disebabkan limbah yang mengotori sumber air baku di bendungan tersebut. (Ahmad, Shinta, Lija)







