Muhammadiyah dan Aisyiyah Laren Sukses Pilih Nahkoda Baru Dalam Musyawarah Ranting

Umum1247 Dilihat

BREBES, KORANBEKASI.ID – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Laren Cabang Bumiayu Daerah Brebes mengadakan Musyawarah Ranting (Musyran) secara bersamaan di Masjid al-Mujahidin, Ahad, (15/10/2023 M/29 Rabi’ul Awal 1445 H).

Sebagai rangkaian agenda lima tahunan dalam Persyarikatan Muhammadiyah diselenggarakannya Musyawarah Ranting, tak terkecuali Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Laren yang menggelar ajang tersebut pada Ahad, 15 Oktober 2023 di Masjid al-Mujahidin Laren yang merupakan salah satu AUM milik PRM Laren.

Acara Musyran yang diawali dengan pembacaan ayat al-Qur’an yang dibawakan  Faiz Hanani yang merupakan kepala SMK Mutu Bumi tersebut telah mengantarkan musyawarah ranting berjalan dengan lancar hingga terpilihnya Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Laren Periode 2022-2027.

Nur Ihsan Utoyo yang memandu acara tersebut menegaskan, Musyawarah Ranting Muhammadiyah telah mengamanahkan kepemimpinan PRM Laren Periode 2022-2027 kepada Jashyi Mabruri sebagai Ketua dibantu Ade Perdana Setiawan sebagai Sekretaris dan H Sukarjo sebagai Bendahara serta anggota yang terdiri dari Nur Ihsan Utomo, Faiz Hanani, Firza Yoga Baskoro dan Umar.

Sementara Musyawarah Ranting Aisyiyah telah mengamanahkan kepemimpinan PRA Laren Periode 2022-2027 kepada Yekti Utaminingsih sebagai Ketua dibantu Triyani (Waki Ketua), Ning Suciati (Sekretaris I), Titah Aryantina (Sekretaris II), Nur Khasanah (Bendahara I), dan Hj.Nani Jatmikowati (Bendahara II).

Kepala Desa Laren, Arif Seriawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muhammadiyah dan Aisyiyah Ranting Laren mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan dapat terus menjaga kerukunan antar masyarakat dengan bebrbagai model pendekatan dakwah yang persuasif.

“Semoga musyran kali ini dapat menghasilkan berbagai keputusan-keputusan yang baik bagi Muhammadiyah dan Aisyiyah itu sendiri maupun bagi masyarakat Laren pada umumnya. Oleh karenanya kami berharap Muhammadiyah dan Aisyiyah mampu memainkan peran dakwahnya dalam pemberdayan ekonomi, agama dan sosial kemasyarakat lainnya,” tuturnya. (Tarqum Aziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *