Kenaikan Harga Telur di Bekasi, Masyarakat Mulai Kelimpungan

Umum1157 Dilihat

HARGA telur ayam ras di pasaran mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini membuat masyarakat mengeluh, terutama para ibu rumah tangga yang mengandalkan telur sebagai bahan makanan pokok.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional di Bekasi, harga telur ayam ras per kilogram saat ini mencapai Rp27.000-Rp28.000. Harga ini naik sekitar Rp3.000-Rp4.000 dari harga sebelumnya yang berkisar Rp24.000-Rp25.000 per kilogram.

Kenaikan harga telur ini dipicu oleh sejumlah faktor, salah satunya adalah tingginya permintaan telur di pasaran. Permintaan telur yang tinggi ini disebabkan terjadinya memasuki musim penghujan. Oleh karena itu harga telur menjadi naik.

Kenaikan harga telur ini tentu saja berdampak pada masyarakat, terutama yang mengandalkan telur sebagai bahan makanan pokok. Hal ini membuat mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli telur. Sebab itu masyarakat sekitar mulai resah.

“Harga telur sekarang sudah terlalu mahal. Dulu, saya bisa beli telur 1 kilogram dengan uang Rp25.000 sekarang harus membayar Rp28.000. Ini akan bikin kami masyarakat sekitar jadi kesulitan,” ujar salah seorang pembeli, Chodijah, Selasa (7/11/2023).

Selain itu, kenaikan harga telur ini juga berdampak pada para usaha kuliner. Kenaikan harga telur ini membuat mereka harus menaikkan harga jual produk. Harga telur naik, jadi para usaha juga harus menaikkan harga jual produknya. Ini tentu saja akan membuat konsumen mereka jadi mengeluh. (Muhamad Ilham Zibran)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *