Persatuan Janda Seluruh Indonesia Dukung Pemilu Damai 2024

Umum1153 Dilihat

JAKARTA, KORANBEKASI.ID – Ulang Tahun ke-1 PJSI ( Persatuan Janda Seluruh Indonesia) dirayakan di Cafe Titik Kumpul Lebak Bulus pada Senin (13/11/2023). Dihadiri Para pembina, dewan pakar, pengurus dan anggota. Acara ini dirangkaikan dengan arisan bulanan.

Dewan Pembina PJSI HM Rofii Mukhlis dalam sambutannya mengucapkan selamat Ulang Tahun ke -1 PJSI. PJSI adalah tempat mengedukasi para janda dan wadah untuk berkreasi dimana harus menjadi manusia yang bermanfaat, tidak melihat kumpulannya siapa, jadi ada dimana saja. PJSI harus membuka diri untuk para janda di seluruh strata sosial. PJSI harus mengayomi.

“Setelah resmi terbentuk dengan adanya legalitas pasti akan dilirik oleh kementerian- kementerian karena janda adalah prioritas, apalagi sudah ada wadahnya,” ungkap Gus Rofi sapaan akrab HM Rofii Mukhlis.

Dalam kesempatan yang sama Barby Kumalasari, Dewan Pakar PJSI mengatakan, dia senang berkumpul dengan rekan- rekan sesama janda. “Saya berharap janda- janda di PJSI semakin maju. Semoga legalitasnya segera selesai. Banyak janda- janda kaya teman- temanku ingin ikut bergabung di PJSI. Semoga para janda kaya bisa menyantuni janda- janda yang kurang beruntung. Untuk kawan-kawan PJSI semangat terus jangan putus asa. Mari jalankan program kreatif dan program sosial. Saya bersama ketum PJSI sedang mempersiapkan program- program menjelang pemilu karena PJSI mendukung pemilu damai 2024,” ujarnya.

Ketua Umum PJSI Dhea Bacan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gus Rofii, Tommy Uno, Ustadz Ridwan Shahdu, Gus Irfan Wesi, Ummah Nayong yang selalu mensupport kegiatan PJSI sejak mulai terbentuk hingga saat ini.

“Semoga PJSI semakin sukses, solid dan kompak selalu, karena tanpa kekompakan PJSI akan bubar. Pergerakan PJSI di bidang sosial selebihnya adalah pelatihan. Semoga proses legalitas segera selesai karena tanpa legalitas PJSI tak ada artinya,” kata Dhea.

“Kegiatan PJSI sangat banyak, salah satunya mendidik janda yang tidak produktif menjadi produktif. Agar tak ada lagi yang memandang janda sebelah mata. Janda adalah wanita kuat yang mampu menafkahi keluarga tanpa laki- laki disampingnya. Kami bentuk PJSI supaya janda bisa kreatif, bisa cari pekerjaan. Kami bentuk PJSI pada tanggal 11 November 2022 lalu dan kami menerima para janda di seluruh Indonesia untuk bergabung, syaratnya harus punya akte cerai atau akte kematian suami. Setelah legalitas selesai kami akan menjalankan program yang ada di AD RT. Janda harus tetap terdepan,” pungkasnya. (Lina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *