MUI Kota Bekasi Gelar Silaturrahmi dan Konsolidasi Bersama MUI Kecamatan Hadapi Pemilu 2024

MUI3314 Dilihat

MAJELIS  Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mengadakan kegiatan silaturahmi dan konsolidasi organisasi bersama MUI Kecamatan se-Kota Bekasi. Acara ini membahas perihal menyambut pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mengenai peran ulama di tahun politik. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Horison, Kayuringin Jaya, Jl. KH. Noer Ali Jl. Villa Raya, Pekayon Jaya, Kota Bekasi. Rabu (20/12/23).

Tamu undangan yang hadir dalam acara ini yaitu seleuruh ketua umum, sekretaris umum, dan bendahara umum MUI Kecamatan se-Kota Bekasi. Acara ini dibuka dengan membaca surat Al-Fatihah bersama dan pembacaan Kalam Illahi yang dilantunkan sekretaris MUI, Ust Norhakim. Kemudian dilanjutkan dengan doa oleh KH Ramadin Afif dan KH Saifudin Siroj. Dilanjutkan sambutan MUI Kota Bekasi, yang disampaikan wakil ketua umum MUI Kota Bekasi KH Sukandar Ghozali.

Dalam sambutannya dia menghaturkan rasa terimakasih dari pengurus MUI Kota Bekasi kepada seluruh tamu undangan yang telah bersedia hadir dan turut mendoakan Ketua Umum MUI Kota Bekasi KH Mir’an Syamsuri. KH Sukandar Ghozali juga menjelaskan tujuan diadakan kegiatan ini adalah terkait dengan konsolidasi organisasi internal pengurus MUI, dan memberikan pemahaman dan kematangan khususnya baik persoalan internal MUI dan juga terkait menghadapi pemilu yang akan datang.

“Jadi himayatu ummah itu internal sesama muslim ada ukhuwah Al- wathoniyah bahkan ukhuwah Al- bhasoriyah, dan ini harus kita pahami betul yang akan berkaitan dengan materi, supaya semua pengurus MUI kecamatan bisa mengarahkan keseluruh jamaah, dan terimakasih juga kepada Bapak Asda 2 yang telah hadir untuk memberikan arahan dalam acara ini,” ujarnya.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan Keynote speaker oleh PJ Walikota Bekasi sekaligus membuka kegiatan, yang diwakili oleh Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat (Asda II) Dr Inayatullah. Dalam sambutannya dia membacakan surat yang telah ditulis Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhammad. Dalam surat itu bertuliskan, sebagaimana yang telah disampaikan kegiatan yang telah diselenggarakan oleh pengurus MUI Kota Bekasi pada 13/12/23 lalu, bahwa MUI perlu terus menjaga netralitas dalam pemilihan umum (pemilu).

“Pada kesempatan ini yang dapat disampaikan adalah betapa pentingnya MUI tingkat Bekasi dan MUI tingkat kecamatan untuk mampu menempatkan diri berperan dan berkontribusi dalam menjaga netralitas dalam pemilihan umum (pemilu), pemerintah telah menempatkan MUI sebagai organisasi yang strategis, sebagaimana difasilitasi dengan peraturan presiden nomer 151, tentang bantuan pendanaan MUI yang mengatur, MUI mempunyai tugas dan peran tanggung jawab yang besar untuk membantu pemerintah dalam hal mewujudkan peningkatan kualitas aqidah dan akhlak penduduk yang beragama Islam di Indonesia,” tegasnya.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah sekertaris umum MUI Kota Bekasi, Buya Hasnul Kholid Pasaribu dengan tema “Pedoman Penyelenggaraan Organisasi MUI di Tahun Politik”. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi, Nesan Sujana dengan tema “Peran dan Partisipasi Politik Ulama dan Umaro (Pemerintah)”. Ketua MUI Kota Bekasi KH Budiarjo dengan tema “Penerapan Islam Washatiyah di Tahun Politik”. Bendahara Umum MUI Kota Bekasi, Gus Alit Jamaludin dengan tema “Ulama Sebagai Corong Untuk Kondusifitas Pemilu 2024”. Terakhir ditutup oleh Ketua MUI KH Jamalullail dengan tema “Fatwa MUI No 83 Tahun 2023”. (Fanni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *