Cerita Affan, Gagal 8 Kali Masuk PTN Hingga Akhirnya Diterima di UGM

Umum1697 Dilihat

MUHAMMAD Affan Fitrah resmi menjadi mahasiswa baru Universitas Gajah Mada (UGM) setelah gagal delapan kali ikut seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Dia mengaku sempat mencoba seleksi perguruan tinggi negeri sebanyak delapan kali.

Adapun PTN yang dia coba adalah SNBT, UMPTKIN, SPANPTKIN, PKN STAN, MANDIRI UNNES, MANDIRI UNDIP, MANDIRI UPN, dan MANDIRI UNPAD.

Delapan kali gagal masuk PTN membuat dirinya sudah tidak berharap lagi untuk masuk PTN dan sudah merencanakan untuk daftar universitas swasta terdekat, namun beberapa hari setelah ia ditolak dari PTN terakhir, ia mendapatkan info bahwa Univeritas Gajah Mada (UGM) masih membuka pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri.

Melihat kesempatan itu, Affan langsung mendaftarkan dirinya ke UGM dan mengikuti tes di Jakarta. Dan saat pengumuman tiba, ia sama sekali tidak berharap utuk diterima di PTN, namun berkat tekad dan usahanya, Affan berhasil lolos masuk UGM Jurusan Filsafat.

”Awalnya gua masih ga percaya kalau gua diterima di UGM, berasa kaya mimpi aja gitu gagal delapan kali PTN dan hampir nyerah akhirnya lolos Mandiri UGM, dan jujur gua sampe sekarang juga masih ga nyangka bisa masuk situ, bahkan temen -temen gua aja pada kaget dan bilang kalau gua boong lolos UGM, gua bangga banget sama diri gua sendiri,” ujarnya.

Bagi Affan, seandainya dia ga nyoba ikut seleksi UGM, maka dia ga pernah bisa mendapatkan hasil yang sangat-sangat membuat dirinya bangga. “Dan di saat gua gagal masuk PTN delapan kali, gua denger kata- kata motivasi dari Tiktok gini: ”Lebih baik mencoba tapi gagal dari pada tidak mencoba sama sekali” motivasi itu yang ngebuat gua ga nyerah buat mencoba semua kesempatan kesempatan yang ada,” tuturnya saat diwawancara di salah satu warung kopi di Bekasi.

Kedepannya, Affan berencana untuk ikut Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan wadah -wadah pengembangan diri lainnya. Selain itu, Affan berharap dirinya memperoleh IPK yang baik dan bisa mengikuti program fast track atau percepatan program studi. (Muhammad Maulana Romadhoni, Ilkom Unisma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *