Mengenal Kembali Raja Dangdut Rhoma Irama, yang Memutuskan Dukung AMIN di Pilpres 2024

Politik437 Dilihat

RHOMA Irama menyatakan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Pilpres 2024. Ia mengatakan dirinya mendukung penuh pasangan dari Koalisi Perubahan ini untuk mewujudkan kesejahteraan.

“Saya Rhoma Irama, rakyat Indonesia biasa, yang ingin melihat Indonesia adil dan makmur untuk semua. Dengan ini menyatakan satu mendukung penuh perjuangan AMIN dalam mewujudkan kesejahteraan dan persatuan. Mendukung penuh perjuangan AMIN untuk Pilpres 2024,” kata Rhoma Irama saat membacakan deklarasi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin, 29 Januari 2024.

Mengenal Kembali Rhoma Irama

Nama lengkapnya adalah Raden Haji Oma Irama. Ia lahir 11 Desember 1946 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia dikenal seorang penyanyi, musikus, penulis lagu, produser, dan aktor Indonesia.

Mulai akhir 1960-an, ia memulai karier musiknya sebagai Rhoma Irama sebagai bagian dari band pop Orkes Melayu Purnama, merintis beberapa elemen musik dangdut.

Dia kemudian membentuk band Soneta Group, mencapai banyak kesuksesan musik dengan gaya dangdut inovatif yang menggabungkan pengaruh Barat, Melayu, dan Bollywood.

Dari akhir 1970-an, ia mulai berubah menjadi gaya yang lebih berorientasi Islam, memimpin budaya musik populer yang saleh. Selama puncak ketenarannya di tahun 1970-an, ia dijuluki “Raja Dangdut” dengan Grup Soneta-nya.

Rhoma Irama sempat kuliah di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, tetapi tidak menyelesaikannya. Ia sendiri mengatakan bahwa ia banyak menjadi rujukan penelitian oleh mahasiswa.

Selain itu, peneliti asing juga kerap menjadikannya sebagai objek penelitian seperti William H. Frederick, doktor sosiologi Universitas Ohio, AS yang meneliti tentang kekuatan popularitas serta pengaruh Rhoma Irama pada masyarakat.

Sebagai musisi, pencipta lagu, dan bintang layar lebar, Rhoma selama kariernya, seperti yang diungkapkan, telah menciptakan kurang lebih 1.000 buah lagu dan bermain di lebih 20 film.

Ia juga terlibat dalam dunia politik. Di masa awal Orde Baru, ia sempat menjadi maskot penting PPP, setelah terus dimusuhi oleh Pemerintah Orde Baru karena menolak untuk bergabung dengan Golkar.

Lalu, Rhoma sempat tidak aktif berpolitik untuk beberapa waktu, sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota DPR mewakili Utusan Golongan yakni mewakili seniman dan artis pada tahun 1993. Pada pemilu 2004 Rhoma Irama tampil pula di panggung kampanye PKS.

Dan pada Pilpres 2024 ini, Rhoma Irama menyatakan mendukung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN).

Hasbunalloh Wanikmal wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir. (Abu Fayadh Muhammad Faisal, Simpatisan Paslon Nomor 1 AMIN Pendukung hasil Ijtima’ Ulama di Adz Dzikro Sentul City, Kab. Bogor Jawa Barat).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *