Keberangkatan Haji Kloter 59 Kota Bekasi, Banyak Lansia karena Penundaan Akibat Covid

Bekasi Kota691 Dilihat

KAMIS (15/6/2023) berlangsunhlg pelepasan jama’ah haji kloter 59 Kota Bekasi yang dilaksanakan di Islamic Centre Kota Bekasi setelah shalat dzuhur. Suasana pelepasan ini selain ramai oleh para jama’ah haji juga kehadiran para sanak keluarga yang ikut mengantar pelepasan mereka.

Salah satu petugas penyelenggara ibadah haji embarkasi Jakarta – Bekasi, H Hasbialloh mengatakan, jumlah haji Kota Bekasi yang berangkat tahun ini 2.689 dan semua sudah memenuhi persyaratan, maupun sebanyak 115 orang diketahui tidak berangkat haji dikarenakan berbagai alasan.

“Ada yang biayanya tidak mencukupi, keperluan keluarga, maupun karena sakit. Namun yang tidak melunasi pun sudah ada kuota untuk menggantikannya, jadi untuk semua jama’ah Kota Bekasi terpenuhi,” ujar Hasbialloh.

Kloter dari Bekasi sendiri terakhir akan berangkat pada Minggu (18/6/2023) yaitu adalah kloter 66. Adapun kendala yang dihadapi oleh jama’ah maupun petugas penyelenggara adalah hiruk pikuk penggantian kloter dikarenakan dari pihak pesawat sendiri ada perubahan dari Arab Saudi.

Lalu Tuti Herawati selaku Ketua Kloter JKS 59, dimana merupakan ketua kloter wanita satu-satunya di Kota Bekasi yang diketahui telah bekerja sebagai seksi haji selama 12 tahun mengatakan hal yang sama ketika ditanyai tentang kendala yang dialami tahun ini, yaitu perubahan kloter-kloter.

“Namun kami selalu menginformasikan terkait perubahan-perubahan tersebut kepada jama’ah untuk mencegah terjadinya kepanikan diantara para jama’ah,” lanjut Tuti.

Tuti juga mengatakan rentan usia para jama’ah Indonesia saat ini sebanyak 80% sudah lansia, diakibatkan karena penundaan naik haji ketika covid menyerang beberapa tahun lalu.

Kemudian, Norkhakim sebagai petugas haji daerah (PHD) sekaligus sekretaris MUI Kota Bekasi mengatakan bahwa sebagai petugas haji daerah dia akan selalu membantu melayani jama’ah haji, mulai dari proses pemberangkatan embarkasi.

“Dan kebetulan ini gelombang kedua, ya. Kemudian proses ibadah umroh, ibadah haji di tanah suci, kami juga akan senantiasa membantu proses kepulangan haji di Madinah nanti,” ujarnya. (Annisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *