Aksi Bela Palestina; Duka Mereka Adalah Duka Kita…

Umum1204 Dilihat

AKSI Bela Palestina yang diserukan Ikatan Rakyat Indonesia begitu menggema di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/11/2023). Mulai dari penggalangan dana hingga long march sepanjang jalan, dilakukan untuk menunjukkan rasa persaudaraan dalam meraih kemerdekaan Palestina.

Apalagi setelah perang berkepanjangan selama 75 tahun, Palestina belum juga mendapat kemerdekaan atas tanah airnya. Palestina awalnya hanya memberikan wilayahnya untuk membantu warga Yahudi yang kehilangan rumahnya atas kebencian warga Inggris terhadap mereka pada 1923.

Aksi kali ini diinisiasi Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI)  yang menyerukan kegiatan damai untuk menunjukkan rasa solidaritas dan dukungan atas tragedi yang menimpa rakyat Palestina. Para peserta aksi mengenakan pakaian serba putih dan hitam dengan membawa atribut yang menandakan Palestina seperti bendera, syal, hingga ikat kepala.

Mengusung slogan “from the river to the sea, Palestina will be free” para peserta dari berbagai agama, suku dan ormas menyatakan dukungan untuk Palestina. Selain itu juga mendesak pemerintah untuk ikut serta membantu dalam proses gencatan senjata agar cepat terlaksana.

Selain melakukan seruan perdamaian para peserta juga melakukan penggalangan dana yang akan diterima PP MUI untuk kemudian disalurkan ke Badan Zakat Nasional (Baznas).

Tria Amelia, salah satu warga Kota Bekasi yang mengikuti aksi perdamaian ini  mengatakan bahwa jarak yang ditempuh merupakan hal yang biasa dibanding hal yang dialami rakyat Palestina.

“Alasan aku ikut aksi karena duka mereka adalah duka kita, sakit mereka adalah sakit kita di saat melihat serangan Israel ke Gaza kita tidak bisa hanya bungkam, bukankah ini bukan lagi tentang agama? Tapi tentang kemanusiaan ” kata Tria saat ditanya mengenai alasan ia ikut turun aksi ke jalan.

Tria mengaku sudah sering mengikuti aksi bela Palestina selama ini. “Sudah sering ikut aksi supaya jadi pengingat diri bahwa ada saudara kita yang masih berjuang merebut kemerdekaan juga mempertahankan tanah airnya, supaya lebih bersyukur untuk hidup,” lanjutnya.

Tria juga mengatakan harapannya untuk Palestina saat ini. “Harapan aku semoga Israel dapat berhenti menjajah saudara kami di sana, dan tidak ada lagi korban yang berjatuhan seperti anak-anak dan para wanita, Intinya Free Palestina,” tegasnya. (Siti Arafah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *