Ormas Islam Minta Pj Wali Kota Bekasi Segera Revisi SE Ramadhan

Umum401 Dilihat

TERKAIT Maklumat Pj Wali Kota Bekasi mengenai Surat Edaran Ramadhan, DPW FPI Kota Bekasi mengecam keras dan minta agar dicabut. Jika tidak, umat Islam akan segera bertindak dan bergerak.

“Saya meminta agar Pj Wali Kota merevisi Surat Edarannya yang menimbulkan kegaduhan, kalau tidak mau, Ummat Islam bergerak, inget itu,” tegas DPW FPI Kota Bekasi Habib Ali Alatas kepada koranbekasi.id, Sabtu (9/3/2024).

Habib Ali Alatas menambahkan, seharusnya Pj Wali Kota Bekasi berkonsultasi terlebih dahulu dalam membuat Surat Edaran ke MUI Kota Bekasi dan FKUB. “Jangan membuat Surat Edaran sepihak. Minimal MUI Kota Bekasi dan  FKUB Kota Bekasi harus ikut menandatanganinya,” lanjutnya.

Sedangkan Ustadz Ismail Ibrahim meminta Pj Wali Kota jangan buat kegaduhan kalau tidak mau umat Islam Bekasi Raya Kota dan Kabupaten bergerak dengan aksi besar. “Tolak Maklumat Pj Wali Kota Bekasi terkait Ramadhan yang menimbulkan kegaduhan dan gejolak serta minta segera revisi Surat Edaran tersebut,” tegasnya.

Seperti diberitakan, poin 4 dalam maklumat tersebut berbunyi; Klub Malam, Panti Pijat, Karaoke, Musik Hidup, Pub, Bilyar, dan lainnya buka  sampai jam 02.00 pagi.

Hal senada disampaikan Aktivis Pendidikan dan Kemanusiaan yang juga Aktivis Pergerakan dari Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia/DDII Kota Bekasi dan ICMI/Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia Orda Kota Bekasi yakni: Ustadz Abu Fayadh Muhammad Faisal.

“Edaran Pj Walikota Bekasi itu kontradiktif dengan point’ 5, dalam Surat Edarannya ini seharusnya menyertakan MUI ataupun FKUB maupun keduanya, tapi nyatanya hanya sepihak. Maka oleh karena itu kami umat Islam Kota Bekasi mengamanahkan kepada MUI Kota Bekasi dan FKUB untuk melakukan audiensi dengan pihak-pihak yang menandatangani Surat Edaran tersebut agar segera diubah isi surat tersebut dengan alasan Bekasi adalah Kota Santri Warisan Ulama dan Santri, apalagi Bekasi Raya Kota dan Kabupaten adalah tempat lahirnya Pejuang Kemerdekaan yakni Almaghfurulloh Syeikh Noer Ali,” paparnya. (zas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *