Diberi Mainan di Youtube, 58 Anak Pun Tenang Dikhitan

Umum241 Dilihat

SEBANYAK 58 anak usia sekolah dari lingkungan domisili di Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, bahkan hingga Tambun, Bekasi Utara, mengikuti Khitanan Massal yang diselenggarakan Yayasan Al Husna, di beranda Masjid Al Husna, Jatibening itu.

Sejumlah petugas terkait saling bahu-membahu, mensukseskan segala sesuatunya guna kelancaran Khitanan Massal yang digelar Sabtu 22 Juni 2024 di beranda Masjid Al Husna, Kompleks Depkes II, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, termasuk tim medis yang berasal dari Universitas Yarsi dalam hal ini Fakultas Kedokteran (FK).

Mereka terdiri atas enam (6) orang dokter Yarsi dibantu sejumlah mahasiswa FK dan anggota tim medis lainnya. Anak-anak yang dikhitan pun sejak nomor 01 tertib antre sejak jam 08.45 WIB hingga 58 anak yang dikhitan paling akhir mulai jam 14.13 dan telah berakhir, semuanya relatif lancar.

Segenap panitia, Ketua RW setempat, pengawas yayasan dan sejumlah tokoh masyarakat pun tumplek blek di Kompleks Depkes II, menyempatkan hadir mengawasi dan memberikan dukungan moral atas serangkaian acara Khitanan Massal itu.

Nyonya Hermin Mathori sebagai Ketua Panitia memastikan bahwa sebanyak 58 anak hadir dikhitan. “Sebanyak enam dokter yang juga dosen Universitas Yarsi Jakarta Pusat dibantu lima (5) orang mahasiswa Fakultas Kedokteran) telah turut berpartisipasi dalam mengkhitan anak-anak di beranda belakang Masjid Al Husna, Depkes II,” kata Ny Hermin Mathori dalam sambutannya.

Shinta dan Lily yang dipercaya sebagai MC Sabtu pagi hingga menjelang siang hari itu juga saling menyamakan persepsi dan mensukseskan acara yang turut mendongkrak kemajuan TPA maupun TK Islam Al Husna hingga SMP di kawasan Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Disebutkan salah satu panitia, Ny Hendra, setiap peserta Khitanan Massal mendapat peci+baju koko+sarung serta uang saku tunai masing-masing Rp300.000/anak. Plus paket pendukung mereka sekolah.

“Selain itu juga mendapat goody bag yang antara lain berisi tumbler dan tempat makanan,” kata Ny Hendra disetujui Ny Edi Jumat 21 Juni 2024 malam di beranda Masjid Al Husna.

Panitia memang bekerja spartan merealisasikan hajatan ini. Mereka kerja keroyokan. Baik Hasan dan Jejen serta Tatang dibantu Asmui yang membangun dekorasi backdrop panggung dan taman kecil di bibir panggung.

Acara yang didahului pentas seni anak-anak pra sekolah hingga SMP ini pun berlangsung lancar sebagaimana diharapkan.

Bahkan salah seorang anak yang dikhitan, orang tuanya dipegangi HP memutar channel youtube, untuk mengalihkan perhatiannya ke mainan yang bisa jadi menarik anak-anak itu.

Di lain ruangan, juga terdapat seorang Ibu yang dengan kasih sayangnya, senantiasa mendekatkan mulutnya ke telinga kanan anaknya, sambil melantunkan doa dan membesarkan jiwa sang anak. Di ruangan lain juga terlihat seorang anggota keluarga anak uang dikhitan mengabadikan melalui HP, memvideo sepanjang jalannya khitan. (Chandra Prabantoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *