Bekasi Darurat DBD? Ini Penjelasan Direktur RSUD Kota Bekasi

Umum1381 Dilihat

KONDISI UGD RSUD Kota Bekasi saat ini penuh. Ruang Rawat inapnya pun penuh sesak. Paling tidak itulah gambaran video yang diterima redaksi, Senin (6/5/2025).

Karenanya warga diminta melakukan pencegahan di rumah masing-masing. Selain itu bagi pengurus RT dan RW disarankan melakukan fogging untuk lingkungannya.

“Bekasi darurat DBD dan sudah tidak sedikit korban. Mohon dilakukan pencegahan di rumah masing-masing. RSUD Kota Bekasi sudah penuh sesak,” ujar narasi dalam video tersebut.

Menanggapi hal ini,¬†Direktur RSUD CAM dr Kusnanto menyampaikan dalam keterangan yang diterima Bagian Humas bahwa video yang beredar dan narasi yang disertakan dalam video tersebut bukan dari pihak RSUD CAM. “Kondisi ruang IGD RSUD CAM pada 5 Mei 2024 cukup kondusif,” ucap dr Kusnanto.
DIjelaskannya,  pelayanan RSUD terus berjalan dengan baik, namun dalam enam bulan terakhir terjadi peningkatan kunjungan pasien serta peningkatan rawat inap.
Hal ini disebabkan meningkatnya penyebaran penyakit infeksi saluran pernafasan serta demam berdarah. Walaupun kunjungan IGD sangat tinggi dan selalu full, namun ia sampaikan pelayanan tetap dapat dilakukan dengan optimal.
“Waktu yang dibutuhkan untuk layanan IGD dari mulai pasien datang sampai penegakan diagnose dan keputusan rawat inap atau rawat jalan berdasarkan SOP adalah enam jam. Dalam kondisi tertentu terjadi delay layanan sehingga lebih dari enam jam akibat kondisi ruang rawat inap yang penuh,” tegasnya. (zas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *